You are currently viewing Babinsa Dongko Sigap Tangani Longsor di Desa Siki Trenggalek
Babinsa Desa Siki Koramil Dongko Serda Sulistyo bersama warga melaksanakan kerja bakti

Babinsa Dongko Sigap Tangani Longsor di Desa Siki Trenggalek

  • Post author:
  • Post category:Jawa Timur

Trenggalek, Nenemonews – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Trenggalek. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Dongko sejak Kamis sore (1/1/2026) pukul 17.00 WIB hingga Jumat dini hari (2/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, hingga memicu terjadinya bencana alam berupa tebing longsor di kawasan perbukitan.

Peristiwa longsor terjadi di RT 12 RW 03 Dusun Gondang, Desa Siki, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Material tanah dari tebing di samping rumah warga ambrol dan menimpa tembok samping rumah milik Darno. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah.

Warga setempat mengungkapkan hujan turun sangat deras disertai angin kencang sejak sore hari. Kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi dalam durasi lama diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Mendapat laporan dari masyarakat, Babinsa Desa Siki Koramil Dongko, Serda Sulistyo, segera mendatangi lokasi kejadian. Ia langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsoran di sekitar rumah terdampak.

Dengan peralatan seadanya, Babinsa bersama warga bahu-membahu menyingkirkan tanah dan bebatuan yang menimpa tembok rumah korban. Pembersihan dilakukan hingga larut malam guna memastikan kondisi rumah lebih aman dari potensi longsor susulan.

Serda Sulistyo menjelaskan bahwa wilayah Kecamatan Dongko yang memiliki karakter geografis perbukitan memang rawan longsor, terutama saat hujan deras berkepanjangan. Ia mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga untuk tetap waspada. Apabila muncul tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, Darno mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian Babinsa dan warga yang cepat membantu proses pembersihan.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Trenggalek. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam meminimalkan dampak bencana serta mempercepat penanganan di lapangan. (agus)