Tanjungbalai, nenemonews – Momentum peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-405 Tahun 2025 dimaknai secara berbeda oleh Pemerintah Kota Tanjungbalai. Di tengah duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya di Sumatera Utara, perayaan tahun ini dikemas dalam nuansa religius dan penuh empati.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat, Pemko Tanjungbalai menggelar Tabligh Akbar, zikir, serta doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Sabtu (27/12/2025) sore, dan dihadiri ribuan warga.
Acara keagamaan ini turut dihadiri Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batu-bara bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Ketua DPRD Kota Tanjungbalai H. Tengku Eswin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, serta unsur Forkopimda lainnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Ustadz Nurdin, dilanjutkan zikir bersama yang dipimpin Ustadz Aswin Anwar, serta doa bersama oleh Ustadz Ardiansyah. Suasana khusyuk terasa saat ribuan jamaah memanjatkan doa untuk keselamatan daerah dan para korban bencana.
Tausiyah disampaikan oleh Ustadz H. Hasan Qosasih yang mengingatkan pentingnya memperkuat iman, persatuan, dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun Kota Tanjungbalai yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai juga menyalurkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan berasal dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Tanjungbalai serta zakat dari Baznas Kota Tanjungbalai dengan total 3.255 penerima manfaat.
Sebanyak 1.755 orang menerima insentif bagi bilal mayat, penggali kubur, serta guru MDA/RA. Sementara itu, 1.500 penerima lainnya mendapatkan zakat Baznas yang diperuntukkan bagi fakir miskin, mualaf, anak yatim, dan kaum duafa.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan hiburan religi dari komedian H. Mastur dan Paus Mini yang menghibur jamaah tanpa mengurangi kekhusyukan acara.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-405 ini, Pemko Tanjungbalai berharap nilai-nilai religius, kebersamaan, dan solidaritas sosial semakin menguat, sekaligus menjadi doa bersama agar Kota Tanjungbalai senantiasa diberi keberkahan dan dijauhkan dari berbagai musibah.
(iqbal)
