Palembang, Nenemonews — Senin, 1 Desember 2025. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menghadiri kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang untuk periode November 2025. Acara ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara Pemkot Palembang, BPS, dan Bank Indonesia (BI) dalam mendukung pembangunan berbasis data dan pengendalian ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, BPS, dan BI. Ia menekankan bahwa statistik menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok dan kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi ini penting agar kami mendapatkan masukan serta kisi-kisi yang harus dilakukan di lapangan, seperti pengendalian bahan pokok dan pelaksanaan operasi pasar,” ujar Ratu Dewa. Ia juga mengungkapkan bahwa rekomendasi tim teknis akan segera ditindaklanjuti melalui operasi pasar dan pasar murah untuk menekan potensi lonjakan harga.
Wali Kota menekankan bahwa program tersebut harus tepat sasaran, menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan. “Ketepatan sasaran adalah kunci utama dalam pelaksanaan tugas kami,” tegasnya saat sesi paparan bersama Kepala BPS Kota Palembang.
Selain pengendalian harga, Ratu Dewa menyoroti pentingnya evaluasi program Dinas Ketenagakerjaan. Ia meminta konsultasi rutin dengan BPS untuk memastikan kegiatan yang dijalankan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pencari kerja di Palembang.
Kegiatan Rilis BRS juga menampilkan data terkini terkait inflasi, indeks harga konsumen, dan tren ketenagakerjaan. Kepala BPS Kota Palembang menekankan bahwa data ini bukan sekadar informasi, tetapi menjadi dasar strategis dalam pengambilan keputusan pemerintah daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan pembangunan berbasis data, Pemkot Palembang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga stabilitas ekonomi, dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. (amansyah)
