Palembang, Nenemonews — Senin, 1 Desember 2025. Pemerintah Kota Palembang kembali memperkuat sektor kesehatan melalui peluncuran program unggulan Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan (GEBRAK) yang diinisiasi RSUD Palembang Bari. Acara peluncuran resmi digelar di Aula Lantai 2 Gedung Administrasi RSUD Bari dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi tinggi kepada RSUD Bari dan seluruh jajaran tenaga kesehatan yang berkomitmen meningkatkan layanan publik, khususnya penanganan kasus kegawatdaruratan.
“Saya bersyukur RSUD Bari meluncurkan salah satu program unggulan yang kami dorong bersama. Terima kasih kepada Direktur dan seluruh jajaran RS Bari serta Dinas Kesehatan Kota Palembang,” ujar Wali Kota. Ia menambahkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS) telah mendekati 90 persen, dengan sektor kesehatan menjadi indikator paling menonjol.
Ratu Dewa menegaskan, GEBRAK menjadi pelengkap program sebelumnya, Jemput Antar Pasien Akses ke Bari Gampang (Jumputan Abang). “Ini baru langkah awal. Tantangan ke depan adalah menjadikan RSUD Bari sebagai rumah sakit unggulan dalam digitalisasi layanan, termasuk pemanfaatan teknologi AI untuk akurasi data,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi agar RSUD Bari semakin maju dan nyaman bagi masyarakat.
Direktur RSUD Palembang Bari, dr. Amalia, menjelaskan bahwa GEBRAK adalah langkah konkret untuk memastikan penanganan gawat darurat berlangsung cepat tanpa hambatan biaya. “Ini program unggulan kedua setelah layanan Jumputan Abang, yang saat ini melayani rata-rata 40 warga per hari, terutama lansia dan masyarakat berkebutuhan khusus, serta meraih Juara II Inovasi Kota Palembang,” jelasnya.
Selain itu, RSUD Bari meningkatkan layanan bidang Urologi dan Okupasi, sebagai bagian dari perhatian Pemkot terhadap kesehatan pekerja dan pencegahan penyakit akibat kecelakaan kerja.
Dengan hadirnya GEBRAK, Pemerintah Kota Palembang optimistis sektor kesehatan semakin maju, inklusif, modern, dan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat. (amansyah)
