Grobogan, Nenemonews.com (Jawa Tengah) – Pemerintah Kabupaten Grobogan terus mengembangkan wisata religi, salah satunya Makam Ki Ageng Selo yang berlokasi di Desa Selo Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Makam Wali Allah yang dikenal pernah menaklukan Petir. rencananya akan diusulkan menjadi kawasan tematik dengan menata akses dan fasilitas di sana.
Kepala Bidang Permukiman Disperakim (Disperakim) Grobogan, Darlan mengungkapkan butuh nonimal besar yakni sekitar Rp 238 miliar untuk merealisasikan keseluruhan.saat dikonfirmasi pada senin (26/6/2023).
“Kami juga dibantu DPR RI dalam usulan pengembangan wisata religi menjadi kawasan tematik ini. Namun, jawabannya baru bisa dilakukan pengerjaan untuk pembangunan aksesbilitas terlebih dulu,” ungkapnya.
Wisata religi seluas 8 hektar itu mulai disiapkan pengerjaan prioritas untuk pembangunan konstruksi utama dengan usulan senilai Rp 3,8 miliar seperti, penataan gerbang akses masuk jalan utama pencapaian ke situs Makam Ki Ageng Selo, penataan koridor jalan utama dengan panjang 1,84 km lebar 7 meter, kemudian pengadaan trotoar dengan panjang 1,84 km lebar 1,5 meter. Serta ada pengadaan jalan dengan panjang 1,3 km dan lebar 4 meter hingga pengadaan drainase lingkungan ukuran 90/110 (u-ditch).
“Untuk fasilitas penunjang seperti pembangunan gedung museum, playground dan kolam renang, gedung pertemuan, restoran, drainase lokasi parkiran, spot UMKM dan revitilasi pasar Desa Selo masih menunggu ditahap selanjutnya. Kami upayakan lagi,” paparnya.
Dia mengungkapkan keberadaan Makam Bagus Songgom, yang merupakan keturunan Ki Getas Pandawa, Ki Ageng Selo ini menjadi ikon wisata religi di Kabupaten Grobogan.
Terlebih makam tersebut menjadi makam leluhur Mataram Islam yang dipercayai mampu menangkap petir. Hingga kini juga masih berhubungan dengan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Laporan : Heru Budianto
![]()
