You are currently viewing PJ Bupati Sulpakar Tegur Kepsek dan Dewan Guru SMP N 1 Mesuji, Tegakan Ke Disiplinannya

PJ Bupati Sulpakar Tegur Kepsek dan Dewan Guru SMP N 1 Mesuji, Tegakan Ke Disiplinannya

  • Post author:
  • Post category:Mesuji

Mesuji, Nenemonews (Lampung) – Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar minta Kepada Kepala Sekolah dan semua Guru Pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Mesuji harus tegakan Kedisiplinan, baik cara berpakaian, cara berpenampilan, dan cara berbicara, baik di dalam atau di ruang kelas.

“Paling utama tolong tingkat kedisiplinan dalam berpakaian, Kita ini selaku seorang aparatur penyelenggara pendidikan itu tidak di siplin, bagai mana anak-anak didik Bapak dan Ibu guru bisa di siplin, jadi tegakan Kedisiplinan,” ucap PJ Bupati Mesuji Sulpakar, pada saat lakukan pembinaan kepada Kepala Sekolah dan Dewan Guru pada kunjungan kerjanya di SMP N 1 Mesuji, Rabu (08/03/2023).

Lanjut Sulpakar, Lakukan kedisplinan mulai dari berpakaian, Guru itu ada yang seorang PNS dan Non PNS, itu semua tenaga pendidik, ya harus berpakaian itu dengan atribut yang lengkap, minimal ada papan nama, bagai mana anak-anak didik bapak dan ibu punya di siplin, jika bapak dan ibu guru aja sekarang ini cara berpakaian nya tidak di benarkan.

“Saya ini berpakaian lengkap seperti ini bukan karna saya gila pangkat, tapi karna ini lah aturan yang harus saya laksanakan, ketika kita berangkat dari rumah untuk melaksanakan tugas kita harus berpakaian lengkap seperti aparatur penyelenggara pendidikan, gak boleh kita berangkat ke sekolah tapi gaya kita seperti mau ke kebun, atau gaya kita seperti mau ke terminal, ini tidak boleh, maka kita harus benar-benar taati aturan, karna ini berbahaya.” ucap Sulpakar.

Jika seorang guru tidak memberi contoh kepada anak-anak didiknya ini sangat riskan, karna anak-anak didik ini ibarat nya kertas putih, mau di tulis apapun itulah isinya, karna anak-anak cenderung akan mencontoh, akan mengagumi guru yang memberikan pendidikan dan memberikan didikan kepada mereka.

“Jadi pesan saya bapak dan ibu guru harus disiplin ya, saya berpesan juga kepada guru piket, pada pukul 7 kurang sudah harus ada di pintu gerbang, bersalaman dengan siswa kita, sentuh hati mereka, bentuk karakter siswa kita dengan komunikasi awal, ucapkan salam, bersalaman, dan di tanya kabar siswa kita itu, biar mereka semangat.” ucap Sulpakar.

Pada pembinaan ini juga Sulpakar berpesan terkait ketepatan waktu di kelas, ini tidak boleh di tawar, ini harus di terapkan di siplin, dan mode atau pola pembelajaran para guru semua jangan sampai melakukan pembelajaran yang biasa-biasa saja, tidak sesuai dengan pola pembelajaran moderen.

“Ini SMP Negeri 1 Mesuji Loh, menjadi para model atau panutan bagi SMP lain yang ada di Mesuji, kalau Bapak dan Ibu masi melakukan pola pembelajaran seperti kita sekolah dulu, masih lakukan catat dan dengarkan, ini tidak akan berkembang untuk murid kita, jadi pola Kurikulum Merdeka kita itu berbeda, guru itu lebih sebagai motivator, merangsang dan memotivasi anak-anak didik kita supaya merak lebih kreatif dengan perangkat pembelajaran yang kita miliki.” ujar Sulpakar.

Jadi Kadis Pendidikan Mesuji pak Andi, tolong di cek suatu saat bagai mana media pembelajaran yang ada di SMPN 1 Mesuji ini, jangan samapai SMPN 1 Mesuji ini yang merupakan para model atau panutan bagi SMP lain, tetapi sekolah ini tidak melakukan mode pembelajaran atau alat pembelajaran yang sesuai dengan standar Kurikulum Merdeka.

“Jadi Bapak dan Ibu guru ini harus kuasai mode pembelajaran yang saat ini, jika Bapak dan Ibu tidak menguasai ini anak-anak didik kita juga bakal tidak mempunyai daya saing yang cukup.” ujar Sulpakar. (N9)

Loading