Ngawi, Nenemonews (Jatim) –
Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berupaya meningkatkan pengelolaan pasar daerah. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang maupun pembeli, serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar.
Berapa upaya yang dilakukan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, dengan melakukan penataan ulang pasar-pasar tradisional. Penataan ini meliputi penataan lapak pedagang, perbaikan infrastruktur pasar, peningkatan kebersihan pasar dan peningkatan kapasitas SDM melalui Bimbingan Teknis.
Kusumawati Nilam S, Kepala DPPTK Kabupaten Ngawi menyampaikan, dalam peningkatan kapasitas SDM dengan bimbingan teknis pengelolaan pasar daerah, bisa meningkatkan kinerja, capaian target PAD serta peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
“Dengan bimbingan teknis bagi pengelola pasar daerah, kompetensi serta SDM pengelola pasar semakin berkualitas, kita bisa tingkatkan kualitas pelayanan dan meningkatkan kinerja untuk capaian target PAD,” kata Kusumawati Nilam S.(8/12/2023).
KUPT Pasar Besar Ngawi Reza Alfiansyah, yang juga mengikuti bimbingan teknis pengelolaan pasar daerah mengemukakan, selain peningkatan kualitas kinerja juga mengetahui secara organisasi pasar bahwa kepala pasar dan bendahara ke depan menjadi Pengelola Pasar, Pengadminitrasi Pengamanan Akses Pasar.
“Selain untuk peningkatan kapasitas SDM juga kita tahu ke depan Kepala Pasar menjadi Pengelolaan Pasar, Bendahara Pasar menjadi Pengadminitrasi Pengamanan Akses Pasar sesuai strata pendidikannya,” ungkap Reza.(Yan)
![]()
