Ngawi, Nenemonews (Jatim) – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Ngawi imbau pelaku pariwisata terkait kesiapsiagaan lokasi wisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
“Menjelang libur Tahun Baru 2024 cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Ngawi berpotensi terjadinya bencana banjir, tanah longsor, serta angin puting beliung. Kami mengimbau pelaku wisata memonitoring kelayakan tempat pengunjung dan mitigasi resiko bencana,” kata Wiwien Purwaningsih, Kepala Disparpora Ngawi. (14/12/2023)
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, Wiwien Purwaningsih Kepala Disparpora Ngawi ini menyampaikan, agar pelaku usaha pariwisata melakukan pemantauan dan pengawasan ketat terhadap lokasi destinasi wisata.
“Kita mengimbau pelaku usaha pariwisata memastikan adanya rambu rawan bahaya di lokasi destinasi wisata yang rawan bencana, rawan timbulnya kecelakaan dan larangan membuang sampah sembarangan” ujarnya.
Wiwien menambahkan, untuk pengelola wisata wajib memberikan informasi yang jelas dan tegas terkait aktivitas yang diizinkan dan dilarang saat berkunjung di wahana wisata. Serta ada petugas jaga yang selalu siap siaga.
Untuk kita ketahui, data destinasi wisata di Kabupaten Ngawi tercatat ada 37 tempat wisata, diantaranya, 35 lokasi wisata dikelola oleh pihak swasta dan 2 lainnya dikelola oleh pemerintah yaitu, Trinil dan Tawun, serta ada 7 lokasi desa wisata yang mempunyai SK Bupati Ngawi. (Yan)
![]()
