Gerai Koperasi Desa Merah Putih Pandean Rampung, Sinergi Koramil dan Desa Perkuat Ekonomi Warga

Trenggalek, Nenemonews – Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, resmi tuntas pada Senin (2/2/2026). Proyek yang digagas sebagai bagian dari penguatan ekonomi…

Continue ReadingGerai Koperasi Desa Merah Putih Pandean Rampung, Sinergi Koramil dan Desa Perkuat Ekonomi Warga

Bandar Lampung — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, M.Pd.I., mewakili Ketua DPRD menghadiri pengukuhan pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Jalan Raden Gunawan, Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan, dan secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Acara ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, serta berbagai unsur undangan lainnya. Pengukuhan kepengurusan KTNA periode 2026–2031 menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan petani dan nelayan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Basuki menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan. Ia berharap kepengurusan baru KTNA mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal, mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjadi wadah aspirasi yang efektif bagi petani dan nelayan di Provinsi Lampung. Melalui Komisi II, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan petani dan nelayan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.

  • Post author:
  • Post category:DPRD

Bandar Lampung — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, M.Pd.I., mewakili Ketua DPRD menghadiri pengukuhan pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 pada…

Continue ReadingBandar Lampung — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, M.Pd.I., mewakili Ketua DPRD menghadiri pengukuhan pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Jalan Raden Gunawan, Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan, dan secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Acara ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, serta berbagai unsur undangan lainnya. Pengukuhan kepengurusan KTNA periode 2026–2031 menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan petani dan nelayan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Basuki menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan. Ia berharap kepengurusan baru KTNA mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal, mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjadi wadah aspirasi yang efektif bagi petani dan nelayan di Provinsi Lampung. Melalui Komisi II, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan petani dan nelayan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.

Luapan Sungai Tutup Jalan Nasional Prigi, Aparat dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Lumpur

Trenggalek, Nenemonews – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, sejak Jumat malam (30/1/2026) pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, memicu bencana alam berupa luapan air sungai bercampur lumpur dan…

Continue ReadingLuapan Sungai Tutup Jalan Nasional Prigi, Aparat dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Lumpur