You are currently viewing Komisi V DPRD Lampung Minta Evaluasi Kegiatan Study Tour Setelah Kecelakaan Bus

Komisi V DPRD Lampung Minta Evaluasi Kegiatan Study Tour Setelah Kecelakaan Bus

Bandar Lampung, Nenemonews (Lampung) – Kecelakaan tragis yang melibatkan bus Study Tour Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesisir Barat di Jalan Lintas Barat, Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus, pada Rabu (22/5/2024) memicu reaksi dari Komisi V DPRD Provinsi Lampung. Anggota Komisi V, Deni Ribowo, menekankan pentingnya evaluasi terhadap kegiatan study tour di sekolah-sekolah.

Deni Ribowo, yang sering disapa DRB, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung untuk meninjau kembali pelaksanaan study tour. “Kami merasa perlu ada evaluasi mendalam terhadap kegiatan study tour ini. Jika kegiatan ini akan terus dilanjutkan, harus ada perubahan,” tegas DRB pada Rabu (22/5/2024).

Menurut DRB, melaksanakan study tour di dalam daerah bukan hanya memperkenalkan potensi pariwisata dan sejarah lokal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah tersebut. “Sejak awal saya sudah menyarankan agar study tour dilakukan di dalam daerah. Ini tidak hanya mengenalkan potensi lokal tetapi juga mendukung ekonomi daerah,” jelasnya.

DRB juga menggarisbawahi pentingnya regulasi yang mengatur pelaksanaan study tour untuk menghindari potensi kecelakaan. “Kegiatan study tour tidak bisa dihindari, tetapi kita perlu mengatur pelaksanaannya dengan ketat. Pemerintah setempat harus menetapkan regulasi yang jelas,” tambahnya.

Ia menyarankan agar sekolah yang ingin melaksanakan study tour mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan setempat. “Kendaraan yang digunakan harus mendapatkan izin dari Dinas Perhubungan, dan kegiatan study tour harus mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan,” ujar DRB.

DRB juga mengingatkan bahwa penting untuk memeriksa kelayakan kendaraan dan kesehatan pengemudi. “Pertama, Dinas Perhubungan harus memastikan bus dalam kondisi layak. Kedua, pengemudi harus menjalani tes narkoba dan psikotes untuk memastikan kondisi fisik dan mentalnya,” paparnya.

Menanggapi kecelakaan tersebut, DRB menyatakan keprihatinannya dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Saya sangat prihatin dengan kecelakaan bus study tour di Pesisir Barat. Semoga kegiatan study tour bisa tetap dilaksanakan dengan mengikuti regulasi yang ketat dari pemerintah daerah,” tutupnya. (*)

Loading