You are currently viewing MAN 1 Jakarta Barat Bersihkan 91 Rumah Ibadah Lintas Agama Lewat Program P2M
Siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua MAN 1 Jakarta Barat membersihkan rumah ibadah lintas agama dalam Program Pengabdian Masyarakat (P2M) serentak di Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu, Jumat (21/11/2025).

MAN 1 Jakarta Barat Bersihkan 91 Rumah Ibadah Lintas Agama Lewat Program P2M

  • Post author:
  • Post category:Pendidikan

Jakarta, nenemonews — MAN 1 Jakarta Barat menggelar Program Pengabdian Masyarakat (P2M) secara serentak dengan aksi bersih-bersih di 91 rumah ibadah lintas agama, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dari Kampus A dan Kampus B Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, sebagai wujud nyata penguatan toleransi, kepedulian sosial, dan moderasi beragama.

Program P2M telah dijalankan sejak setahun terakhir dan menjadi bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Selain sebagai sarana pembelajaran sosial, pengabdian masyarakat ini juga menjadi salah satu syarat pengambilan rapor. Kepala MAN 1 Jakarta Barat, Nurlaelah, menjelaskan bahwa pembersihan rumah ibadah dilakukan secara kolaboratif dan serempak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Pada semester ini, 91 rumah ibadah dari berbagai agama dibersihkan bersama oleh siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua,” ujarnya saat melepas peserta kegiatan.

Pelaksanaan P2M turut dikoordinasikan dengan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Kepala Kankemenag Jakarta Barat, Saipul Amri, hadir langsung untuk memantau jalannya kegiatan di lapangan. Sejumlah penyuluh agama serta staf Bimas Kristen, Hindu, dan Buddha juga dilibatkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan nilai moderasi beragama. Lisna, staf Bimas Kristen, menyebutkan bahwa pendampingan dilakukan di sejumlah gereja dengan melibatkan puluhan penyuluh agama.

Secara keseluruhan, rumah ibadah yang menjadi sasaran kegiatan terdiri dari 39 masjid, 23 musala, 19 gereja, 2 pura, 7 vihara, dan 6 kelenteng. Di wilayah Kepulauan Seribu, kegiatan tidak hanya terpusat di Pulau Harapan, tetapi juga menjangkau 33 masjid dan musala di pulau-pulau sekitar.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Ketua Perhimpunan Wanita Gereja Baptis Indonesia Grogol, Arie, menilai kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan antarumat beragama. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena menumbuhkan silaturahmi dan saling pengertian. Harapannya, ke depan bisa terus dikembangkan dalam bentuk kolaborasi lainnya,” ungkapnya.

Melalui Program Pengabdian Masyarakat, MAN 1 Jakarta Barat menegaskan komitmennya tidak hanya dalam mencetak prestasi akademik, tetapi juga membangun generasi yang peduli, toleran, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bukti peran aktif madrasah dalam menanamkan nilai moderasi beragama yang aplikatif dan berdampak langsung bagi lingkungan sekitar. (red/Humas MAN 1 Jakarta)