Jakarta, Nenemonews – Pemerintah Kabupaten Mesuji kembali meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh kementerian dalam negeri, merupakan kali ketiga secara berturut-turut sejak tahun 2023 lalu.
Inovda ‘Payo Beladas’ adalah pelayanan administrasi kependudukan, sementara untuk ‘Pak Kur’ adalah pelayanan ekonomi kerakyatan dalam Perluasan Akses Kredit Usaha Rakyat.
Melalui Inovda ini, Mesuji mampu menempati peringkat 16 nasional dan kali pertama meraih penghargaan IGA.
Di tahun 2025 ini, Pemkab Mesuji kembali meraih penghargaan IGA dari Kemendagri Republik Indonesia melalui beberapa inovda yakni, sistem digitalisasi pelayanan publik ‘Mesuji Sehat dan Cepat’ guna memudahkan warga mengakses layanan kesehatan dan administrasi. Kemudian program ‘Tani Pintar Mesuji’, serta program ‘Jalur Adil Mesuji’ untuk memantau distribusi bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam laporannya menyampaikan bahwa IGA 2025 mencatat sejarah baru dengan 36.742 inovasi yang dilaporkan oleh 531 pemerintah daerah. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak IGA pertama kali digelar pada 2007.
“Jumlah inovasi dan partisipan tahun 2025 merupakan capaian tertinggi, dengan kenaikan mencapai 15,83 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Yusharto dalam keterangan resminya, Rabu (10/12/2025).
Tim tersebut melibatkan 18 kementerian/lembaga, akademisi, praktisi, serta media nasional.
“Hasil tersebut nantinya akan direkomendasikan kepada Kementerian Keuangan untuk diberikan insentif fiskal,” tambah Yusharto.
Dia juga menekankan bahwa penganugerahan IGA 2025 tidak sekadar mengapresiasi daerah yang menghasilkan inovasi berdampak, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas kinerja pemerintah daerah secara nasional.
“Tahun 2025, rata-rata nasional Indeks Inovasi Daerah mencapai 49,43, lebih tinggi dibanding tahun lalu sebesar 46,01. Ini menunjukkan peningkatan kualitas inovasi yang diharapkan berkontribusi pada pelayanan publik, daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Dengan mengusung tema “Memperkuat Ekosistem Inovasi Melalui Kolaborasi Multisektor untuk Mewujudkan Kemandirian dan Daya Saing Daerah”, Yusharto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang konsisten menumbuhkan ekosistem inovasi. Ia berharap IGA 2025 dapat menjadi pemacu bagi daerah lainnya untuk meningkatkan kreativitas, memperluas replikasi inovasi, serta menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.(Jun)
![]()
