You are currently viewing Enak di Lidah Juga Ramah di Kantong, Pecel Bu Uswarun Jadi Favorit Prajurit Satgas TMMD

Enak di Lidah Juga Ramah di Kantong, Pecel Bu Uswarun Jadi Favorit Prajurit Satgas TMMD

BATANG, Nenemonews – Di balik kesibukan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, terselip cerita sederhana tentang kuliner desa yang berhasil mencuri perhatian para prajurit.

Adalah pecel Bu Uswarun, salah satu kuliner sederhana di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, yang mulai dikenal di kalangan anggota Satgas TMMD. Cita rasanya yang enak dengan harga terjangkau menjadikan hidangan tersebut pilihan menarik bagi prajurit yang ingin menikmati makanan khas rumahan.

Sajian pecel dengan aneka sayuran dan siraman sambal kacang memiliki daya tarik tersendiri. Kesederhanaan menu justru menjadi keistimewaan, terlebih ketika dinikmati di tengah suasana pedesaan setelah menjalani aktivitas yang menguras tenaga.

Bagi anggota Satgas TMMD, menikmati pecel Bu Uswarun bukan sekadar urusan mengisi perut. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak, berbincang santai, dan merasakan kehangatan kehidupan masyarakat Desa Sembung.

Harga yang ramah di kantong menjadi nilai tambah tersendiri. Tanpa harus mengeluarkan biaya besar, para prajurit dapat menikmati makanan yang menggugah selera sekaligus mendukung usaha kecil milik warga setempat.

Kehadiran personel Satgas TMMD di Desa Sembung turut membuka peluang bagi pelaku usaha kuliner rumahan untuk memperkenalkan dagangannya kepada lebih banyak orang. Interaksi antara prajurit dan pedagang juga menjadi bagian dari hubungan kekeluargaan yang tumbuh selama pelaksanaan program.

Di tengah pekerjaan pengecoran jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan fasilitas sanitasi, cerita tentang pecel Bu Uswarun menghadirkan warna tersendiri. Pengabdian TNI ternyata juga mempertemukan para prajurit dengan cita rasa khas dan keramahan masyarakat desa.

Warung atau usaha kuliner sederhana seperti milik Bu Uswarun merupakan bagian dari denyut perekonomian masyarakat. Setiap pembelian yang dilakukan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap usaha kecil yang dijalankan warga.

Kisah pecel Bu Uswarun memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang interaksi sosial dan ekonomi antara prajurit dengan masyarakat.

Melalui TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang, diharapkan kebersamaan yang terjalin terus memberikan manfaat bagi warga Desa Sembung. Sebab, di samping jalan yang dibangun dan rumah yang diperbaiki, ada pula kenangan sederhana yang tertinggal, termasuk sepiring pecel lezat yang menjadi favorit para prajurit.

Loading