You are currently viewing Takziah Watasliah   Kegiatan Rutinitas Pemkot Bengkulu

Takziah Watasliah Kegiatan Rutinitas Pemkot Bengkulu

‎Bengkulu, Nenemonews – Pemerintah kota (Pemkot) Bengkulu hadir di malam ketiga acara takziah watasliah di rumah duka almarhumah Faridha Umar binti Umar Imam Sa’id, bertempat di RT 02 RW 01 Kelurahan Anggut Atas, Jumat malam (27/3/2026).

‎Dalam kesempatannya Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan program takziah malam ketiga yang digelar Pemkot Bengkulu bukan kegiatan yang hanya muncul pada momen tertentu. Menurutnya, program tersebut sudah berjalan konsisten selama kurang lebih enam tahun sejak dirinya masih menjabat sebagai wakil wali kota Bengkulu.

‎Kehadiran Walikota Dedy merupakan sebagai bagian dari rutinitas Pemkot Bengkulu dalam mendampingi warga yang tengah berduka. Bahkan ia menepis anggapan bahwa kehadiran kepala daerah dalam acara takziah hanya dilakukan saat masa pencalonan atau kampanye.

‎“Program ini sudah berjalan kurang lebih 6 tahun. Sejak saya menjadi wakil walikota sampai sekarang program takziah malam ketiga yang diselenggarakan Pemkot Bengkulu ini tetap berjalan. Jadi bukan di momen tertentu saja,” ungkap Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.

‎Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus dirasakan dalam berbagai situasi, tidak hanya saat suasana gembira, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi musibah. Dedy meyakini masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah melalui program tersebut.

‎Ia menilai program takziah watasliah merupakan tradisi baik yang patut dipertahankan. Bahkan, kata dia, sejumlah daerah lain disebut mulai melirik dan ingin mengadopsi pola kegiatan serupa yang selama ini dijalankan Pemkot Bengkulu.

‎“Ini tradisi yang baik dan kita juga mengamalkan perintah Rasulullah. Dalam sebuah hadis saya membaca ketika ada sahabat meninggal, Rasulullah Muhammad SAW minta sahabat yang lain ramaikan rumahnya dan hibur keluarga yang mendapat musibah,” ujarnya.

‎Dedy juga menyampaikan bahwa pada malam yang sama terdapat empat titik pelaksanaan takziah watasliah di Kota Bengkulu. Seluruh kegiatan itu diselenggarakan oleh Pemkot Bengkulu sebagai bagian dari pelayanan langsung kepada masyarakat.

‎“Malam ini saja ada 4 titik. Anggut Atas, Panorama, Bentiring dan Kandang Limun. Ada 4 titik takziah di mana pemerintah sebagai penyelenggaranya dan pemerintah yang mengantar serta menyerahkan langsung akta kematian,” sampai Dedy.

‎Meski ingin menghadiri seluruh lokasi, Dedy mengaku terkendala keterbatasan waktu. Dalam satu malam, ia biasanya hanya dapat mendatangi dua hingga tiga titik takziah yang berlangsung secara bersamaan di sejumlah wilayah Kota Bengkulu.

‎Acara takziah watasliah di Kelurahan Anggut Atas turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Sekretaris Dewan kota Sofian Tosoni, asisten dan staf ahli, Camat Ratu Samban, serta Lurah Anggut Atas. (ts)

Loading