Bandar Lampung — Panitia Kerja (Panja) Listrik Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dalam rangka masa persidangan. Pertemuan berlangsung di Hotel Radisson Lampung pada Kamis (5/2/2026) sebagai bagian dari koordinasi dan pendalaman kebijakan sektor ketenagalistrikan.
Rombongan Panja Listrik dipimpin Ketua Tim Sugeng Suparwoto bersama para anggota. Kunjungan ini difokuskan pada pembahasan ketahanan pasokan listrik serta pemerataan akses listrik hingga wilayah daerah dan perdesaan.
Panja Listrik diterima oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Ir. Bani Ispriyanto, M.M. Turut mendampingi Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descataama Paksi Moeda, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung Ir. Febrizal Levi Sukmana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Riski Sofyan, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung Binarti Bintang.
Pertemuan juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan nasional, di antaranya Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, perwakilan PT PLN Nusantara Power, serta pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam pemaparan, Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan capaian sekaligus tantangan sektor ketenagalistrikan. Rasio elektrifikasi di Lampung disebut telah berada pada tingkat tinggi, namun masih terdapat kendala dalam menjangkau wilayah terpencil dan pelosok.
Pemprov Lampung juga berharap dukungan Panja Listrik DPR RI dalam mempercepat perizinan lintas sektor, khususnya yang berkaitan dengan kawasan hutan dan konservasi. Hal tersebut diperlukan untuk pembangunan jaringan listrik di sejumlah daerah seperti Mesuji, Lampung Barat, Way Kanan, dan Lampung Tengah.
Ketua Tim Panja Listrik Sugeng Suparwoto menegaskan bahwa sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, Lampung membutuhkan ketahanan energi yang kuat dan andal. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pembangkit listrik di dalam wilayah provinsi dinilai perlu dipercepat.
Selain itu, Panja Listrik DPR RI mendorong optimalisasi potensi Energi Baru Terbarukan, terutama panas bumi, sebagai sumber energi berkelanjutan. Pemerintah daerah bersama PT PLN dan Kementerian ESDM diminta menyusun peta jalan pengembangan kelistrikan jangka menengah guna menjamin keandalan sistem listrik di masa depan.
Panja juga menekankan pentingnya percepatan program elektrifikasi rumah tangga sebagai bagian dari efisiensi energi nasional, termasuk pemanfaatan peralatan listrik dan kendaraan listrik untuk mendukung pemerataan layanan listrik.
Melalui kunjungan kerja ini, Panja Listrik Komisi XII DPR RI diharapkan memperoleh data dan masukan faktual dari daerah sebagai bahan penguatan fungsi pengawasan sekaligus perumusan kebijakan ketenagalistrikan nasional yang lebih tepat sasaran.
![]()
