Nganjuk, Nenemonews – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro dengan Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (10/1/2026).
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak, sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap jembatan gantung ini nantinya dapat mempermudah warga dalam menjalankan berbagai kegiatan, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Kolonel Untoro usai kegiatan.
Danrem 081/DSJ menjelaskan, jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 1,8 meter. Dengan spesifikasi tersebut, jembatan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program ini diprioritaskan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait akses dan konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terbatas.
“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar,” tambahnya.
Selain melakukan peletakan batu pertama, Danrem Untoro juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar lokasi pembangunan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat segera rampung dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan serta kelancaran aktivitas masyarakat di Kabupaten Nganjuk. (Agus)
