Palembang, nenemonews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bekerja sama dengan Komunitas Pencinta Kereta Api OPKA Sumsel menggelar sosialisasi pencegahan pelecehan seksual bagi penumpang di Stasiun Prabumulih, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini bertujuan menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyatakan, “Kami ingin penumpang merasa terlindungi dari awal hingga akhir perjalanan. Jika terjadi pelecehan, segera laporkan. Semua orang berhak merasa aman.”
Sosialisasi mengedukasi penumpang mengenai berbagai bentuk pelecehan, tindakan yang harus diambil jika menjadi korban atau saksi, serta pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan. Aida menegaskan bahwa setiap pelaku akan ditindak tegas sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), termasuk sanksi pemblokiran NIK agar tidak lagi bisa menggunakan layanan KAI.
Pelanggan dapat melapor melalui petugas stasiun, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Contact Center KAI 121, atau WhatsApp 0811-2223-3121. Semua laporan akan ditindaklanjuti secara cepat, sehingga korban tidak merasa sendirian.
Untuk memperkuat pengawasan, KAI Divre III memperluas penggunaan CCTV Analytics di stasiun dan kereta api, serta menghadirkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access By KAI untuk memudahkan pelanggan perempuan memilih kursi bersebelahan sesama perempuan. Selain itu, KAI bekerja sama dengan Dinas Sosial dan kepolisian dalam pendampingan penanganan korban dan pelaku.
Aida menekankan pentingnya peran komunitas: “Keamanan perjalanan bukan hanya tugas operator, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna kereta api. Dengan dukungan teknologi, peningkatan layanan, dan keberanian penumpang melapor, lingkungan kereta api bisa menjadi ruang aman bagi semua.”
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen KAI dan OPKA Sumsel dalam membangun budaya aman, inklusif, dan saling menghormati di setiap perjalanan kereta api.(amansyah)
