Asahan, nenemo — Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Asahan terpantau ramai lancar selama libur Natal dan cuti bersama. Hingga Jumat sore (26/12/2025), kepadatan kendaraan masih dalam kondisi terkendali meski volume lalu lintas mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan minibus dan mobil pribadi mendominasi jalur utama tersebut. Rata-rata sekitar 40 hingga 50 kendaraan melintas setiap menit, khususnya di jalur timur Jalinsum Asahan yang menghubungkan Medan dengan wilayah Labuhanbatu hingga Provinsi Riau.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Asahan, AKP Jonni Fatiaro Sinaga, mengatakan lonjakan arus kendaraan mulai terasa sejak 24 Desember 2025 yang menjadi puncak pergerakan masyarakat pada libur Natal.
“Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas hingga sore ini masih terbilang kondusif dan belum menimbulkan kemacetan panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kendaraan pribadi dari luar daerah turut mendominasi arus lalu lintas. Mobil dengan pelat nomor luar Sumatera Utara, seperti BM dan B, cukup banyak terlihat melintas, menandakan tingginya mobilitas masyarakat yang bepergian maupun mudik melalui Jalinsum Asahan.
“Kami mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat melintasi sejumlah titik yang kerap menjadi pusat kepadatan,” tambahnya.
Sebanyak enam titik di Jalinsum Asahan diketahui rawan terjadi kemacetan, baik pada hari normal maupun saat musim liburan. Lokasi tersebut meliputi perlintasan rel kereta api di Kelurahan Sentang, Simpang Meranti, Simpang Hessa Air Genting Kilometer 183–184, kawasan pasar tumpah Kecamatan Air Batu, SPBU Pulau Maria Kilometer 196–197, serta SPBU Aek Ledong Kilometer 216–217.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, personel kepolisian telah disiagakan di seluruh titik rawan guna melakukan pengaturan dan pengamanan, sehingga perjalanan masyarakat selama libur Natal tetap aman dan lancar. (iqbal)
