Jakarta, Nenemonews – Kesehatan keuangan perusahaan sangat bergantung pada kemampuan manajemen dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat. Keputusan yang salah dapat berdampak serius pada arus kas, profitabilitas, bahkan keberlangsungan perusahaan.
Ahli keuangan dan mahasiswa Universitas Paramadina Jakarta, Irena D Silva, menekankan bahwa pengambilan keputusan keuangan adalah proses memilih alternatif terbaik terkait pengelolaan dana perusahaan, mulai dari investasi, pendanaan, hingga pengaturan arus kas. Keputusan ini memiliki dampak strategis terhadap stabilitas perusahaan dan nilai perusahaan di mata investor.
“Keputusan keuangan yang tepat dapat menjaga likuiditas, meningkatkan efisiensi biaya, menarik investor, dan mengurangi risiko finansial. Sebaliknya, keputusan yang keliru bisa menimbulkan beban utang tinggi dan menurunkan kinerja perusahaan,” ujar Irena.
Dalam praktiknya, keputusan keuangan mencakup tiga aspek utama: keputusan investasi, keputusan pendanaan, serta pengelolaan arus kas dan efisiensi biaya. Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan ini antara lain kondisi internal perusahaan, penerapan corporate governance, kondisi ekonomi, serta risiko dan ketidakpastian.
Irena menambahkan, pengambilan keputusan yang tepat dan terukur menjadi fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Dengan analisis data keuangan yang akurat, perencanaan matang, dan manajemen risiko yang baik, perusahaan dapat mempertahankan stabilitas sekaligus meningkatkan daya saing di masa depan.(Irena D Silva)
