ACEH TIMUR, Nenemonews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Senin (22/12/2025). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan dan penyaluran bantuan pemerintah pusat ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Sebelum tiba di Aceh Timur, Mendagri terlebih dahulu mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang. Perjalanan menuju Aceh Timur ditempuh melalui jalur udara menggunakan helikopter mengingat kondisi geografis dan akses darat yang masih terbatas akibat dampak bencana. Rombongan Mendagri mendarat di Kompi D Yonif 111/Karma Bhakti sekitar pukul 12.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lutfi Beta, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur.
Pada kesempatan itu, Mendagri secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Bupati Aceh Timur untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan yang diserahkan berupa 26.234 potong pakaian layak pakai yang berasal dari Kemendagri, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, PT Daehan Global, PT Koin Baju Global, serta PT Panca Prima Maju Bersama.
Mendagri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana berjalan dengan baik.
“Saya melihat langsung dari udara dampak banjir dan longsor yang terjadi. Kami mendapat laporan langsung dari Bupati terkait wilayah-wilayah yang terdampak cukup parah, termasuk di beberapa titik di Kabupaten Aceh Timur,” ujar Mendagri Tito Karnavian.
Selain menyerahkan bantuan, Mendagri juga meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor di kawasan Lokop, Kecamatan Serbajadi. Di lokasi tersebut, Mendagri berdialog dengan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan yang paling mendesak pascabencana.
Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan bencana berjalan efektif, tepat sasaran, serta mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Mendagri juga menyerap aspirasi pemerintah daerah terkait kendala yang dihadapi di lapangan, terutama menyangkut infrastruktur, akses logistik, dan kebutuhan dasar warga.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana. Ia berharap kunjungan Mendagri dapat mendorong percepatan pemulihan dan penanganan pascabencana di wilayahnya.
“Dengan bantuan dan dukungan pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden dan Bapak Mendagri, kami berharap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan keluar dari kondisi sulit,” tutur Al-Farlaky.
Sebagai informasi, selain Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur, Kemendagri juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut berupa 24.266 potong pakaian yang secara simbolis diterima oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan bencana, menjaga stabilitas sosial, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. (Puspen Kemendagri)
