Bandar Lampung, Nenemonews — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menggelar Ekspos Capaian Kinerja dan Media Gathering Tahun 2025 di Aula Sai Batin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Senin (22/12/2025). Ekspos ini menjadi bagian dari upaya transparansi kinerja sekaligus momentum refleksi akhir tahun bagi Kanwil Kemenag Lampung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta perwakilan dari 17 media cetak, elektronik, dan daring di Provinsi Lampung. Dalam kesempatan itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Zulkarnain, memaparkan berbagai capaian kinerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.
“Seluruh rangkaian program yang dijalankan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025 diarahkan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, membawa kemaslahatan, serta meningkatkan kecerdasan umat sebagai langkah strategis menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Pemaparan capaian kinerja tersebut diselaraskan dengan Asta Protas Kementerian Agama 2025-2029, yang mengusung tema besar Kemenag Berdampak. Asta Protas memuat delapan agenda prioritas, yakni:
Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan
Penguatan Ekoteologi
Layanan Keagamaan Berdampak
Pendidikan Unggul Ramah dan Terintegrasi
Pemberdayaan Pesantren
Pemberdayaan Ekonomi Umat
Pemberdayaan Rumah Ibadah
Digitalisasi Tata Kelola
“Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah pelaksanaan berbagai program penguatan kerukunan umat beragama,” jelas Zulkarnain. Program tersebut mencakup penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), kampanye kerukunan lintas iman, pemanfaatan aplikasi Early Warning System Indonesia Rukun (EWS SI RUKUN), serta penetapan Desa Sadar Kerukunan di Provinsi Lampung.
Di bidang tata kelola dan organisasi, Kanwil Kemenag Lampung mencatat capaian dalam penguatan standar pelayanan, pelaksanaan survei kepuasan masyarakat dan persepsi anti korupsi, serta peningkatan kompetensi aparatur melalui berbagai pelatihan.
Sementara pada bidang hukum, Kanwil Kemenag Lampung melaksanakan pendampingan dan advokasi hukum, analisis regulasi, penyuluhan hukum, serta fasilitasi penyelesaian sejumlah permasalahan hukum yang berkaitan dengan aset dan kelembagaan keagamaan.
Di sektor pendidikan, capaian meliputi peningkatan mutu madrasah, prestasi peserta didik dan pendidik di tingkat nasional maupun internasional, serta penyaluran berbagai bantuan operasional dan program afirmasi bagi lembaga pendidikan keagamaan.
Selain itu, Kanwil Kemenag Lampung juga mencatat capaian pada sektor Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam yang meliputi pendampingan kampung zakat, percepatan sertifikasi tanah wakaf, pembinaan kinerja kepenghuluan dan kelembagaan, serta pembangunan KUA menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Di sektor lainnya, Bimas Hindu melaksanakan program penguatan lembaga keagamaan dan pendidikan Hindu, pemberian insentif kepada penyuluh agama dan guru agama non-PNS, bantuan sarana keagamaan, serta penguatan rumah bina keluarga dan widyalaya.
Sementara itu, Bimas Buddha mencatat capaian berupa bantuan rehabilitasi dan kebersihan rumah ibadah, bantuan operasional sekolah, kegiatan sosial keagamaan, pembinaan keluarga, serta dialog kerukunan internal umat.
Adapun capaian yang diperoleh Bimas Kristen antara lain pembinaan penyuluh dan aras gereja, penyaluran insentif guru agama non-PNS, serta penyaluran BOS dan PIP bagi peserta didik pada satuan pendidikan keagamaan Kristen. Sedangkan Bimas Katolik melaksanakan berbagai program penguatan kompetensi pendidik dan penyuluh, bantuan operasional kelembagaan, serta pengembangan program gereja ramah disabilitas.
Menutup rangkaian kegiatan, Zulkarnain berharap capaian yang diraih sepanjang 2025 dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pelaksanaan program-program selanjutnya sesuai dengan agenda prioritas Kementerian Agama.
Dengan berbagai capaian yang diperoleh tersebut, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung mencerminkan kinerja yang mengedepankan inovasi serta penguatan pelayanan publik.
(lia)
