You are currently viewing Mahasiswi Darmajaya Ukir Prestasi Nasional Lewat Bisnis Kuliner Berkonsep Emosional
Mahasiswi IIB Darmajaya menerima penghargaan atas inovasi bisnis kuliner berkonsep emosional dalam ajang kompetisi tingkat nasional.

Mahasiswi Darmajaya Ukir Prestasi Nasional Lewat Bisnis Kuliner Berkonsep Emosional

BANDAR LAMPUNG — Berangkat dari dapur kecil dan gagasan sederhana, Aulya Haya Nabila membuktikan bahwa kreativitas yang digarap dengan konsisten mampu menembus panggung wirausaha nasional. Mahasiswi Program Studi Pariwisata Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu sukses mengantarkan usaha kulinernya, INSLOVE, meraih prestasi bergengsi di ajang KMI Expo XVI 2025.

INSLOVE berhasil menyabet Juara III Kategori Makanan dan Minuman – Tahapan Bertumbuh dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) di Universitas Tidar, Magelang, pada 19–21 November 2025. Ajang tersebut mempertemukan mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Mengusung konsep emotional gift service, INSLOVE menawarkan kue bercita rasa jadul yang dikemas dengan sentuhan modern. Produk tersebut tidak sekadar menjual rasa, tetapi juga menghadirkan nilai emosional dan kenangan, sehingga memiliki daya tarik tersendiri di tengah persaingan industri kuliner kreatif.

Aulya menilai, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keberanian untuk terus bereksperimen serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk. Menurutnya, ide sederhana dapat berkembang apabila dikelola dengan kesungguhan dan visi jangka panjang. Selain berkompetisi, ia juga aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KMI Expo sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan jejaring.

Dalam kesempatan itu, Aulya turut ambil bagian dalam pawai budaya yang menjadi salah satu agenda KMI Expo XVI 2025. Ia menampilkan kostum dan kearifan lokal dari berbagai daerah sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia, sekaligus memperkuat identitas produk yang diusung INSLOVE.

Capaian tersebut semakin lengkap dengan lolosnya INSLOVE dalam pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 untuk tahun kedua berturut-turut. Aulya menyebut dukungan tersebut bukan hanya sebagai tambahan modal usaha, tetapi juga penguat moral untuk terus mengembangkan bisnis secara profesional dan berkelanjutan.

Di luar aktivitas kewirausahaan, Aulya juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Periode 2025–2026. Ia berharap pengalamannya membangun INSLOVE dapat menginspirasi mahasiswa lain agar berani memulai usaha sejak dini dan tidak takut gagal dalam prosesnya.

Dari produk kuliner yang sarat emosi hingga pengakuan di tingkat nasional, perjalanan Aulya Haya Nabila menunjukkan bahwa passion, kreativitas, dan keberanian untuk melangkah mampu mengubah ide sederhana menjadi prestasi nyata.(lia)
Sumber: Humas Darmajaya