Palembang, Nenemonews — Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menyoroti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mendorong kepala daerah menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dan Rencana Aksi Kependudukan (Renaksi).
Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri Monitoring Terpadu PJPK Tahun 2025-2029 yang digelar di Griya Agung, Palembang, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi progres perencanaan kependudukan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengaku telah menerima informasi terbaru mengenai capaian provinsi ini. Dari 13 kabupaten/kota, 11 di antaranya telah menyelesaikan dokumen PJPK, sementara dua kabupaten/kota lainnya masih dalam proses penyusunan.
Ia menekankan bahwa penyusunan PJPK dan Renaksi merupakan fondasi penting untuk memastikan pembangunan kependudukan dapat terencana, tepat sasaran, dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Sumsel menunjukkan komitmen yang serius. Dengan PJPK yang lengkap, setiap daerah dapat mengimplementasikan program kependudukan secara lebih terarah dan efektif,” ujar Wamen.
Kegiatan monitoring ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh kabupaten/kota untuk segera menyelesaikan dokumen PJPK, sekaligus memastikan rencana aksi kependudukan berjalan sesuai target nasional. (amansyah)
