Ngawi, Nenemonews – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Ngawi Raker untuk penguatan program lanjutan tahun 2026 di Nata Azana 4 Desember 2025. Raker yang dihadiri Ketua Forikan Kabupaten Ngawi Ana Ony Anwar bersama Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi Eko Yudo Nurcahyo, Akademisi POLIJE PSDKU Ngawi, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Pengurus Forikan Periode Tahun 2022 – 2026 dan Pelaku Usaha Pengolah dan Pemasaran Hasil Perikanan Kab. Ngawi.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi Eko Yudo Nurcahyo, menyampaikan, komoditas unggulan yang banyak dibudidayakan di Kabupaten Ngawi meliputi ikan lele, nila, patin, dan gurame, yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Pada tahun 2024, produksi perikanan tangkap di Kabupaten Ngawi mencapai sekitar 809,30 ton, sedangkan produksi perikanan budidaya tercatat sebesar 4.388,67 ton.
“Angka tersebut menunjukkan bahwa subsektor budidaya memiliki kontribusi yang signifikan terhadap total produksi perikanan daerah, sekaligus menjadi peluang besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal”, terangnya.
Namun, di sisi lain, tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya Angka Konsumsi Ikan (AKI) masyarakat. Pada tahun 2024, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Ngawi baru mencapai 41,87 kilogram per kapita per tahun.
“Angka Konsumsi Ikan Tingkat Rumah Tangga Kabupaten Ngawi mencapai 22 Kilogram per kapita, angka ini masih berada di bawah rata-rata AKI Provinsi Jawa Timur 44 kilogram per kapita per tahun, maupun Angka Konsumsi Ikan Nasional 56 Kilogram per kapita per tahun”, sambungnya.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya intensif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat dan mendorong perubahan pola konsumsi menuju protein hewani yang lebih seimbang.
Dalam konteks tersebut, keberadaan kelembagaan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) menjadi sangat penting. FORIKAN berperan sebagai motor penggerak kampanye makan ikan, penguat koordinasi lintas sektor, serta penyampai edukasi gizi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Forikan Kabupaten Ngawi Ana Ony Anwar menyampaikan, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) sebagai wadah komunikasi semua stakeholders terkait dukungan terhadap peningkatan konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Ngawi. Orientasi dari peningkatan konsumsi ikan adalah bagaimana agar Masyarakat gemar mengkonsumsi ikan.
“Keberadaan Forikan mengajak masyarakat bagaimana pentingnya makan ikan, untuk kesehatan. Karena banyak manfaat yang didapat khususnya bagi anak-anak dengan mengkonsumi ikan secara rutin. Sekaligus upaya bersama dalam penurunan resiko stunting di Kabupaten Ngawi,” ungkapnya.
Ketua Forikan Kabupaten Ngawi Ana Ony Anwar juga menambahkan, Siap mendukung penuh upaya-upaya baru dalam peningkatan konsumsi ikan, salah satunya melalui program strategis seperti Makan Bergizi Gratis atau MBG. Program MBG dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk memperkenalkan dan membiasakan masyarakat, khususnya anak-anak, mengonsumsi beragam olahan ikan yang lezat dan bergizi.
“Melalui kegiatan makan bersama secara terstruktur dan terintegrasi, kita bisa memastikan asupan protein ikan merata dan berkelanjutan, sekaligus menunjukkan secara langsung bahwa makan ikan itu mudah, murah, dan sangat bermanfaat bagi kesehatan.”imbuhnya. (Yan/ADV)
![]()
