Ngawi, Nenemonews – Dua inovasi Pemerintah Kabupaten Ngawi masuk dalam Innovative Government Award (IGA) 2025. Kedua inovasi tersebut yakni Si Gading inovasi yang fokus berbasis digital dan El-Farm inovasi yang fokus berbasis non digital.
Keberadaan inovasi ini dinilai memiliki rekam jejak yang solid, mengingat sebelumnya telah berhasil meraih penghargaan bergengsi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan, untuk aplikasi Si Gading dibuat oleh Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang ditujukan dalam kegiatan manajemen talenta. Di tujukan untuk pengisian jenjang karir ASN di Ngawi.

“Jadi tidak ngomong like and dislike, tidak ngomong kedekatan dengan kepala daerahnya. Tapi secara profesional semua ASN real time dapat melihat langsung prestasi kinerja dan lain sebagainya maka dengan secara otomatis akan menambah nilai plus ASN yang bersangkutan” jelasnya, (28/11/2025).
Bupati menegaskan dengan aplikasi Si Gading tersebut akan lebih menjaga integritas baik Kepala Daerah maupun ASN dalam setiap proses pengisian jabatan kedepannya. Sehingga penerapan manajemen talenta akan sangat lebih terbuka.
Sementara untuk El-Farm yakni fokus pada suport pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Ngawi. Kondisi saat ini 93 persen saluran irigasi telah baik.

Namun yang menjadi kendala saat musim kemarau suplai air tidak mampu mencukupi kebutuhan petani. “Maka dengan El-Farm (electrik farming) ini merupakan sumur dalam atau sibel pump yang energinya pakai listrik. Sehingga petani lebih hemat dalam pemenuhan kebutuhan air saat musim kemarau” imbuhnya.
Dalam inovasi El-Farm saat ini sejumlah petani bisa panen 7 kali dalam satu tahun. “Ini dengan trobosan petani yang membuat benih padi tidak dihamparan melainkan di media tanam yang disiapkan” jelasnya.
Bupati berharap inovasi inovasi ini juga bisa dijadikan role model bagi kabupaten kabupaten yang lain. Sehingga akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Yan/ADV)
![]()
