Palembang, Nenemonews — Pemerintah Kota Palembang terus menunjukkan keseriusannya dalam merealisasikan Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui langkah konkret percepatan pelaksanaan proyek strategis tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Palembang menerima audiensi dari PT Green Power selaku pihak pelaksana Proyek PSEL. Pertemuan yang digelar pada Jumat (21/11/2025) itu berlangsung di ruang kerja Wali Kota.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas perkembangan proyek secara menyeluruh. Sejumlah isu teknis dan non-teknis yang dihadapi di lapangan menjadi fokus utama diskusi.
Proyek PSEL sendiri dirancang sebagai solusi atas persoalan sampah perkotaan yang kian kompleks. Selain menekan volume timbunan sampah, proyek ini juga diharapkan mampu menghasilkan energi listrik berbasis sumber terbarukan.
Salah satu aspek penting yang dibahas adalah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) sebagai jalur distribusi listrik dari fasilitas PSEL menuju jaringan PLN. Keberadaan SUTT dinilai krusial agar listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Wali Kota Palembang, Drs Ratu Dewa, M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara PT Green Power, perangkat daerah terkait, serta masyarakat. Ia meminta agar kendala pengadaan lahan berskala kecil untuk tiang SUTT dapat diselesaikan secara cepat dan transparan sesuai aturan.
Ratu Dewa juga mengingatkan agar kualitas dan jadwal pekerjaan tetap dijaga. Hingga saat ini, progres pembangunan Proyek PSEL telah mencapai 66,60 persen dan ditargetkan beroperasi sesuai rencana demi kepentingan lingkungan dan masa depan Kota Palembang. (amansyah)
