You are currently viewing Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga, Wabup Komang Koheri Buka Sosialisasi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif

Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga, Wabup Komang Koheri Buka Sosialisasi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif

Wakil Bupati Lampung Tengah, Komang Koheri, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif yang berlangsung di Kecamatan Seputih Raman, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Tengah ini bertujuan untuk mendorong peningkatan peran dan kualitas perempuan, khususnya pekerja perempuan, agar mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan dan perekonomian keluarga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PPPA Lampung Tengah, Nulian, S.H., M.H., sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat Seputih Raman I Putu Astawan, S.Pd., Kepala Kampung Rukhti Harjo, serta berbagai organisasi wanita dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Komang Koheri menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas perempuan, baik dari sisi kesehatan maupun produktivitas kerja.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membantu organisasi-organisasi wanita agar mampu berdaya secara ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pekerja perempuan yang sehat akan lebih produktif dan berperan besar dalam pembangunan daerah,” ujar Komang.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah perempuan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi kaum perempuan untuk berkembang.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Lampung Tengah, Nulian, menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi wadah edukasi dan motivasi bagi para pekerja perempuan di tingkat kecamatan dan kampung.
“Kami ingin para perempuan di Lampung Tengah semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, baik fisik maupun mental, karena hal itu berkaitan langsung dengan produktivitas kerja dan ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.