Ngawi, Nenemonews (Jatim) – Aktivitas galian batuan di selatan Waduk Pondok Kabupaten Ngawi (Bumi Orek-Orek) yang sudah berjalan lebih dari satu bulan belum bayar pajak. CV PDK Jaya Land pihak yang melakukan aktivitas penggalian batuan di wilayah Desa Gandong Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi.
Belum bayar pajak ataupun retribusi daerah untuk pemerintah daerah Kabupaten Ngawi mendasar informasi dari Badan Keuangan Daerah.
Kepada Nenemonews, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Ngawi Tri Pujo Handono menyampaikan, “CV PDK Jaya Land sampai hari ini belum bayar pajak,” katanya melalui pesan elektronik.(9/11/2023).
Saat melakukan penelusuran di lokasi galian, pihak pengelola dari CV PDK Jaya Land tidak ada dilokasi. Namun kegiatan pengerukan masih berjalan dengan 2 alat berat dan lalu lalang dump truk pengangkut hasil galian.
Terdapat banner kegiatan dengan informasi, Izin usaha pertambangan operasi roduksi komoditas batuan. Pemegang izin : CV PDK Jaya Land dengan nomor izin : 14102200509450002 seluas 2.99 Ha dusun Gandong, Desa Gandong, Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Jawa Timur.
Aktivitas galian tersebut sudah berjalan lebih dari sebulan. Hal ini disampaikan Kuswanto Kepala Desa Gandong Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi.
“Satu bulan lebih aktivitas tersebut sudah berjalan. Untuk ijin kami kurang mengetahui, kami pernah zoom meeting bersama dengan beberapa lembaga cuma tidak tahu itu sosialisasi atau apa,” terang Kuswanto.
Operasi penggalian yang berdekatan dengan Bendungan Waduk Pondok Kabupaten Ngawi juga dipertanyakan dari pihak BBWS Bengawan Solo, selaku pengelola Bendungan Waduk Pondok. Melalui petugas jaga Bendungan, Suparman.
“Sebelum aktivitas penggalian dimulai kita pernah diberitahu dari Kantor pusat BBWS Bengawan Solo. Setelah ada aktivitas kita menanyakan terkait izin, namun tidak diberi salinan copyan izin. Memang bukan ranah kami namun, kami ingin aktivitas penggalian tersebut tidak masuk batas kurang 200 Meter dari bibir bendungan dengan elevasi 5 meter dari bibir bendungan,” terang Suparman. (Yan)
![]()
