Ngawi, Nenemonews (Jatim) – Penegakan Hukum yang tegas, humanis dan mengawal pembangunan nasional merupakan tema Hari Bakti Adyaksa tahun 2023. Dengan tema tersebut Kejari Ngawi wujudkan penegakan hukum bersama masyarakat dan Pemerintah Daerah.(22/7/2033).
Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi Budi Raharjo menyampaikan, untuk mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan humanis harus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Kepastian hukum harus ditegakkan dan pencegahan terus dilakukan.
“Sesuai tema Hari Bakti Adyaksa tahun ini dukungan masyarakat sangat diperlukan dalam penegakan hukum. Humanis dengan tidak mengkriminalisasi, sesuai alat bukti dan tentunya prinsip praduga tak bersalah harus diutamakan dalam mewujudkan kepastian hukum,” kata Budi Raharjo.
“Bentuk pengawalan proyek strategis pemerintah daerah agar tepat waktu, sesuai spesifikasi dan tepat guna. Koordinasi bersama pelaksana,PPK dan tentunya mencegah hambatan-hambatan dalam proses pembangunan,” tambah Budi Raharjo di dampingi Kasi-kasi Kejaksaan Negeri Ngawi.
Dalam kesempatan ini, Afiful B. Kasi Intel Kejari Ngawi menambahkan, ada 3 laporan pengaduan yang masuk di bidangnya untuk ditindaklanjuti.
“Ada 3 laporan pengaduan yang masuk diantaranya 1 sudah terselesaikan, 1 diserahkan kepada instansi lain dan yang satunya dalam proses pengumpulan bahan dan keterangan,” Kata Afiful B.
Kasus korupsi yang sudah berjalan proses pengadilan di wilayah Kabupaten Ngawi menurut Kasi Pidsus Kejari Ngawi Eriksa Ricardo, ada satu yaitu perkara di DAPM Gerih dan satu perkara korupsi dalam penyelidikan.
“Kasus korupsi yang sudah proses di penuntutan pengadilan adalah perkara DAPM Gerih, dengan kerugian negara sekitar 600 juta rupiah. Kita juga melakukan proses penyelidikan satu kasus tindak pidana korupsi,” terang Eriksa Ricardo.
Hari Bakti Adyaksa tahun ini Kejari Ngawi juga membuka servis gratis kendaraan bermotor untuk masyarakat Kabupaten Ngawi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Ngawi. (Yan)
![]()
