You are currently viewing Di Balik Mesin Jahit, Istri Bapak Ismail Menyimpan Harapan Memiliki Rumah Layak Huni

Di Balik Mesin Jahit, Istri Bapak Ismail Menyimpan Harapan Memiliki Rumah Layak Huni

BATANG, Nenemonews – Suara mesin jahit menjadi bagian dari keseharian istri Bapak Ismail, salah satu keluarga penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang, di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.

Di sebuah ruangan sederhana, perempuan tersebut menjalani aktivitasnya sebagai buruh jahit pakaian daster wanita. Dengan telaten, ia mengerjakan lembar demi lembar kain untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Pekerjaan menjahit menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga. Di tengah kesibukannya, ia tetap berusaha menyelesaikan setiap jahitan dengan baik. Baginya, pekerjaan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari perjuangan untuk menopang kehidupan sehari-hari.

Kini, keluarga Bapak Ismail memiliki harapan baru setelah rumah mereka menjadi salah satu sasaran rehabilitasi RTLH dalam program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang.

“Sehari-hari saya bekerja menjahit daster milik orang lain. Hasilnya untuk membantu kebutuhan keluarga. Alhamdulillah, sekarang rumah kami mendapat bantuan perbaikan dari bapak-bapak TNI. Rasanya senang sekali karena selama ini kami hanya bisa berharap rumah menjadi lebih baik,” ungkap istri Bapak Ismail.

Ia mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan melalui program TMMD. Bantuan rehabilitasi rumah tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi keluarganya untuk terus bekerja dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua pihak yang sudah membantu keluarga kami. Mudah-mudahan setelah rumah selesai diperbaiki, kami bisa tinggal lebih nyaman dan saya juga bisa bekerja menjahit dengan lebih tenang,” tuturnya.

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal, kegiatan tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Kisah keluarga Bapak Ismail menjadi gambaran bahwa di balik setiap rumah yang diperbaiki melalui TMMD, terdapat perjuangan hidup, kerja keras, serta harapan sederhana untuk masa depan yang lebih baik.

Loading