MADIUN – Suara deru mesin bor yang memecah keheningan Dusun Plumpung Kidul, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun menjadi simbol harapan baru bagi para petani setempat. Di tengah tantangan pasokan air irigasi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0803-16/Wonoasri, Serda Apriyanto, turun langsung mendampingi warga dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam proyek pengeboran Bantuan Sumur Irigasi Perpompaan (IRPOM).
Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan air tanah bagi lahan pertanian warga, khususnya saat memasuki musim tanam. Kehadiran fasilitas sumur IRPOM ini diharapkan mampu menjaga produktivitas padi dan komoditas pangan lainnya agar tidak terganggu oleh krisis air.
Serda Apriyanto bersama petugas PPL dan belasan warga bahu-membahu mengawal proses pembuatan sumur sejak tahap awal hingga mesin bor berhasil menyentuh sumber air utama.
Di sela-sela kegiatan, Serda Apriyanto menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah desa binaan.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas dan kepedulian kami untuk membantu mengatasi kesulitan para petani, khususnya terkait ketersediaan air irigasi. Dengan adanya bantuan sumur IRPOM ini, kita berharap pasokan air ke sawah warga dapat terpenuhi secara optimal sehingga hasil panen mendatang makin melimpah,” ujar Serda Apriyanto.
Selain mendampingi teknis pembuatan sumur, Babinsa juga memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan pemantauan wilayah binaan serta berdialog langsung guna menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi para petani.
Seluruh rangkaian proses pengeboran di Dusun Plumpung Kidul berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran sosok Babinsa di tengah sawah ini pun mendapat apresiasi hangat dari warga yang merasa terbantu dan kian optimis menyongsong musim tanam.
![]()
