You are currently viewing Kasdim Madiun Tegaskan Rekrutmen TNI AD Gratis, Babinsa Diminta Cegah Praktik Calo

Kasdim Madiun Tegaskan Rekrutmen TNI AD Gratis, Babinsa Diminta Cegah Praktik Calo

MADIUN – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0803/Madiun Mayor Kav Nanang Choirudin mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra mengambil apel prajurit sekaligus menekankan pentingnya peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menyosialisasikan penerimaan calon Bintara (Caba) dan calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2027.

Dalam arahannya, Kasdim meminta seluruh Babinsa aktif menyampaikan informasi penerimaan prajurit kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat menjangkau generasi muda yang berminat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD.

Mayor Kav Nanang Choirudin juga menegaskan agar kegiatan spotting atau penjaringan calon prajurit dilaksanakan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Ia mengingatkan seluruh Babinsa agar tidak terlibat dalam praktik percaloan atau menjanjikan kelulusan kepada calon prajurit.

“Penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya atau gratis. Babinsa harus menyampaikan informasi ini dengan jelas kepada masyarakat agar para calon dan keluarganya tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh personel harus menghindari segala bentuk pelanggaran dalam proses rekrutmen. Para calon juga perlu diberikan pemahaman bahwa kelulusan ditentukan melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku, bukan melalui bantuan calo atau pembayaran sejumlah uang.

Menurutnya, peran Babinsa sangat penting dalam memberikan informasi yang benar hingga ke tingkat desa sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok penerimaan prajurit TNI AD.

Selain menekankan sosialisasi penerimaan prajurit, Kasdim juga mengimbau seluruh personel agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara, baik ketika berdinas maupun dalam aktivitas sehari-hari. Kelengkapan surat kendaraan, penggunaan perlengkapan keselamatan, dan kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas harus menjadi perhatian setiap prajurit.

Melalui arahan tersebut, diharapkan seluruh Babinsa dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan sosialisasi yang tepat, informasi penerimaan prajurit TNI AD dapat tersampaikan secara luas, transparan, dan terbebas dari praktik percaloan.

Loading