MADIUN – Suara kicauan burung bersahut-sahutan mewarnai suasana Gantangan Rest Area Pasar Burung Caruban, Kabupaten Madiun. Ratusan peserta dan penghobi burung berkumpul dalam ajang Kontes Burung Berkicau Dandim 0803/Madiun Cup yang digelar oleh Kodim 0803/Madiun.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pencinta burung berkicau untuk menyalurkan hobi sekaligus mengasah kemampuan burung peliharaan mereka dalam sebuah kompetisi yang sportif dan penuh antusiasme.
Sejak kegiatan dimulai, suasana di sekitar gantangan tampak semarak. Para peserta dengan penuh perhatian mempersiapkan burung andalannya sebelum tampil di hadapan juri. Kicauan burung dari berbagai jenis terdengar bersahutan, menciptakan atmosfer berbeda di tengah aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Burung Caruban.
Kontes ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas suara dan penampilan burung, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas penghobi burung berkicau dari berbagai wilayah. Interaksi antarpeserta berlangsung hangat, mulai dari berbagi pengalaman merawat burung hingga bertukar informasi mengenai karakter dan perawatan burung.
Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra mengatakan, kegiatan Dandim 0803/Madiun Cup tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antara TNI dengan masyarakat, khususnya komunitas penghobi burung berkicau.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi secara positif. Selain berkompetisi, yang tidak kalah penting adalah menjaga sportivitas, mempererat persaudaraan, dan membangun komunikasi yang baik antara TNI dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme para peserta menunjukkan bahwa hobi burung berkicau memiliki komunitas yang cukup kuat di wilayah Madiun dan sekitarnya. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai wadah silaturahmi sekaligus mendukung berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Kami berharap Dandim 0803/Madiun Cup dapat menjadi momentum kebersamaan. Menang atau kalah merupakan bagian dari perlombaan, tetapi persaudaraan dan silaturahmi harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Semangat berkompetisi tetap berjalan seiring dengan suasana kekeluargaan yang menjadi warna utama dalam ajang tersebut.
![]()
