You are currently viewing Danramil Boyolangu dan Anggota Bersama PMK dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Wajak Kidul-Sanggrahan

Danramil Boyolangu dan Anggota Bersama PMK dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Wajak Kidul-Sanggrahan

Tulungagung – Respons cepat dilakukan aparat TNI bersama petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Tulungagung dan warga dalam menangani kebakaran lahan hutan yang terjadi di wilayah perbatasan Desa Wajak Kidul dan Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Senin (24/08/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.55 WIB setelah warga melihat kepulan asap yang berasal dari kawasan lahan di perbatasan kedua desa. Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melaporkannya kepada PMK Kabupaten Tulungagung untuk mendapatkan penanganan.

Tak lama kemudian, tim PMK Kabupaten Tulungagung yang dipimpin Komandan Regu Jaga, Iwan, tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Dalam penanganannya, petugas PMK mendapat dukungan dari Danramil 0807/02 Boyolangu Kapten Inf Sugeng beserta anggota, serta warga masyarakat sekitar.

Proses pemadaman berlangsung dengan sejumlah kendala akibat kondisi medan kebakaran yang tidak memungkinkan dijangkau kendaraan pemadam. Dengan mengandalkan peralatan sederhana, seluruh unsur yang terlibat bahu-membahu memadamkan api sekaligus melakukan langkah-langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya.

Setelah melalui proses penanganan selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WIB. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sebagian lahan di wilayah perbatasan Desa Wajak Kidul dan Desa Sanggrahan terdampak kebakaran.

Danramil 0807/02 Boyolangu Kapten Inf Sugeng menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama PMK dan masyarakat merupakan wujud kepedulian serta respons cepat terhadap setiap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun lingkungan.

“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama petugas PMK dan warga. Medan yang cukup sulit menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan kerja sama dan semangat gotong royong agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Kapten Inf Sugeng.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang menyebabkan lahan lebih mudah terbakar.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Kami mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api, sehingga dapat segera ditangani sebelum meluas,” pungkasnya.

Sinergi antara Koramil 0807/02 Boyolangu, PMK Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, dan masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menjaga keselamatan masyarakat serta mencegah dampak kebakaran yang lebih luas.

Loading