You are currently viewing TNI-Damkar Trenggalek Berhasil Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Panggul

TNI-Damkar Trenggalek Berhasil Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Panggul

Trenggalek – Kesigapan personel TNI bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran rumah warga. Anggota Koramil 0806-11/Panggul Serma Suhardjo yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kecamatan Panggul bersama tim Damkar berhasil memadamkan kebakaran yang melanda dapur rumah milik Komsatun di RT 03 RW 01 Dusun Bakalan, Desa Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB setelah api diketahui membesar di area dapur rumah korban. Mendapat laporan dari warga, Serma Suhardjo bersama personel Damkar segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Setibanya di lokasi, ia langsung mengenakan perlengkapan pelindung dan membantu proses penyemprotan air menggunakan armada pemadam hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Serma Suhardjo menjelaskan berdasarkan keterangan pemilik rumah, peristiwa bermula ketika korban memasak air menggunakan tungku kayu bakar pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga bara api yang masih tersisa di tungku belum sepenuhnya padam sehingga kembali menyala dan memicu kebakaran saat penghuni rumah sedang beristirahat.

“Korban mengetahui api telah membesar saat bangun tidur sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah berteriak meminta pertolongan warga, laporan segera diteruskan kepada Koramil dan Pemadam Kebakaran sehingga petugas dapat bergerak cepat melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bagian rumah lainnya,” kata Serma Suhardjo.

Ia mengatakan sinergi TNI, Damkar, BPBD, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Menurutnya, respons cepat seluruh unsur di lapangan berhasil mengendalikan situasi sekaligus mengamankan lingkungan sekitar dari potensi kebakaran yang lebih luas.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, terutama saat memasak menggunakan kayu bakar atau melakukan aktivitas yang melibatkan sumber api. Kewaspadaan menjadi langkah paling efektif untuk mencegah kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda,” tegas Serma Suhardjo.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi keadaan darurat. Sinergi antara TNI, BPBD, Damkar, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan respons cepat terhadap bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Loading