You are currently viewing Dandim Tulungagung Buka Pendayagunaan Koramil Model 2026, Tingkatkan Kompetensi Apkowil

Dandim Tulungagung Buka Pendayagunaan Koramil Model 2026, Tingkatkan Kompetensi Apkowil

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., secara resmi membuka kegiatan Pendayagunaan Koramil Model Tahun Anggaran 2026 yang diikuti para Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) baru jajaran Korem 081/Dhirotsaha Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Koramil 0807/07 Sumbergempol, Jalan Raya Sumbergempol, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (08/06/2026).

Mengusung tema “Dengan Pendayagunaan Koramil Model Kita Tingkatkan TNI Angkatan Darat yang Prima, Profesional, Modern dan Adaptif Siap Mendukung Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparat teritorial dalam menghadapi dinamika tugas kewilayahan yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan pembinaan teritorial menuntut setiap aparat kewilayahan memiliki kemampuan yang mumpuni, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap teritorial di lapangan.

Menurutnya, Koramil Model memiliki peran penting sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi aparat komando kewilayahan, khususnya personel baru yang akan menjalankan tugas sebagai ujung tombak TNI AD di tengah masyarakat.

“Seiring meningkatnya tuntutan pelaksanaan pembinaan teritorial, seluruh aparat kewilayahan harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya. Koramil Model menjadi sarana untuk memberikan pembekalan, tuntunan, serta penyegaran kemampuan bagi Apkowil agar mampu melaksanakan tugas secara optimal,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, keberhasilan program Pendayagunaan Koramil Model dapat diukur dari kemampuan aparat teritorial dalam melaksanakan fungsi pembinaan teritorial secara efektif, mulai dari penguasaan wilayah, komunikasi sosial, pembinaan ketahanan wilayah hingga deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Tolok ukur keberhasilan dalam pendayagunaan Koramil Model dapat terlihat dengan maksimalnya aparat teritorial atau Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan berbagai materi dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun konseptual dalam pelaksanaan tugas kewilayahan. Program tersebut sekaligus menjadi upaya berkelanjutan TNI Angkatan Darat dalam mencetak aparat teritorial yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan Pendayagunaan Koramil Model TA 2026 di Koramil Sumbergempol diharapkan mampu menghasilkan Apkowil yang memiliki kompetensi unggul, sehingga dapat mendukung keberhasilan tugas pembinaan teritorial serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Maju.

Loading