You are currently viewing PORKAB Pencak Silat Way Kanan 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Seleksi Atlet Berprestasi

PORKAB Pencak Silat Way Kanan 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Seleksi Atlet Berprestasi

  • Post author:
  • Post category:Way Kanan

Pemerintah Kabupaten Way Kanan resmi membuka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) 2026 cabang olahraga pencak silat di Gedung Serba Guna (GSG) Way Kanan, Rabu (3/6/2026). Ajang tersebut menjadi bagian dari proses seleksi atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung.

Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Way Kanan tersebut diikuti ratusan pesilat dari berbagai kecamatan. Seleksi ini tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan juara, tetapi juga sebagai wadah penjaringan bibit-bibit atlet potensial yang akan membawa nama Way Kanan pada kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.

Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda Way Kanan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayatno, S.STP., M.Si., Ketua KONI Way Kanan Indra Septa Purnama, S.H., Bendahara KONI M. Ali Komaini, S.H., perwakilan Pengprov IPSI Lampung, Ketua Pengkab IPSI Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, M.Si., serta para ketua perguruan silat di wilayah Bumi Ramik Ragom.

Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., memberikan apresiasi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, KONI, serta IPSI Way Kanan yang telah menyelenggarakan PORKAB pencak silat.

Bupati Ayu menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga merupakan warisan budaya yang mengandung nilai budi pekerti, kekuatan mental, spiritual, seni, dan bela diri.

“Seleksi Porkab ini menjadi momentum krusial bagi dunia olahraga di Kabupaten Way Kanan. Para juara dari ajang ini nantinya akan mendapat kehormatan mewakili daerah di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung hingga ke tingkat nasional,” kata Bupati Ayu.

Ia juga berpesan kepada para atlet agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nilai-nilai luhur dalam pencak silat.

“Lewat ajang ini kita tidak hanya mencari juara, tapi juga menjaga jati diri bangsa. Menang atau kalah itu biasa. Yang utama menjaga sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan sebagai pesilat,” pesannya kepada para atlet.

Bupati Ayu juga meminta tim pemandu bakat, tim penilai, serta wasit dan juri menjalankan tugas secara profesional dan adil agar proses seleksi dapat menghasilkan atlet terbaik secara objektif.

Sementara itu, Ketua IPSI Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi mengatakan PORKAB bukan hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit atlet potensial. Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan.

“Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar, menjunjung sportivitas, dan yang terpenting tidak ada atlet yang cedera. Persaudaraan harus tetap jadi nilai utama pencak silat,” ujarnya.

Ketua KONI Way Kanan Indra Septa Purnama juga menegaskan bahwa pelaksanaan PORKAB tahun ini lebih mengutamakan kualitas proses seleksi atlet.

“Yang penting bagaimana kita mendapatkan atlet terbaik untuk Porprov. Kesederhanaan acara tidak mengurangi kualitas seleksi,” kata Indra.

Melalui PORKAB pencak silat 2026, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap dapat melahirkan pesilat-pesilat terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Lampung maupun kompetisi tingkat nasional.

Loading