You are currently viewing Mengarak Syukur, Merawat Tradisi: Babinsa Kawal Kirab Tumpeng Bersih Desa Sirapan

Mengarak Syukur, Merawat Tradisi: Babinsa Kawal Kirab Tumpeng Bersih Desa Sirapan

MADIUN – Suasana penuh kebersamaan dan semangat pelestarian budaya mewarnai pelaksanaan Kirab Tumpeng dalam rangka Bersih Desa Sirapan ke-199 Tahun 2026 yang digelar di Punden Lancursari, Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut mendapat pengawalan dari Babinsa Desa Sirapan Koramil 0803/02 Madiun, Serda Purwanto, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.

Tradisi kirab tumpeng merupakan bagian dari peringatan Bersih Desa yang setiap tahun dilaksanakan oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil pembangunan yang telah dinikmati warga desa.

Serda Purwanto mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Selain itu, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta dan pengunjung yang mengikuti kegiatan.

“Kirab tumpeng dan Bersih Desa merupakan warisan budaya yang perlu dijaga bersama. Kehadiran kami bertujuan membantu menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar,” ujarnya.

Kirab diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta ratusan warga Desa Sirapan yang dengan antusias mengarak tumpeng menuju Punden Lancursari. Berbagai hasil bumi dan tumpeng yang dibawa peserta menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas berkah yang diterima selama ini.

Kepala desa dan tokoh masyarakat setempat mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk TNI melalui Babinsa yang selalu hadir mendampingi setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran Babinsa dinilai turut menciptakan suasana yang tertib dan kondusif selama berlangsungnya acara.

Melalui peringatan Bersih Desa ke-199 ini, masyarakat Desa Sirapan berharap nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya lokal tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.

Loading