Bojonegoro, 29 Desember 2025 — Kiprah desainer lokal Arva kembali mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro. Melalui inovasi dan sentuhan kreatifnya, batik khas daerah ini sukses menembus pasar internasional dan mendapat pengakuan luas.
Dengan mengangkat motif-motif lokal seperti Kayangan Api, Burung Mliwis, dan Tengul, Arva menghadirkan busana modern yang tetap berakar pada budaya. Karyanya tidak hanya berupa kain batik, tetapi juga dikembangkan menjadi busana formal, kasual, hingga gaun eksklusif.
“Bagi saya, batik bukan sekadar kain, tapi identitas budaya yang harus terus hidup dan berkembang,” ujar Arva.
Namanya semakin diperhitungkan setelah mengikuti ASEAN Growth Summit and Changemakers Day di Kuala Lumpur. Dalam ajang tersebut, desain Arva mendapat respons positif dari berbagai delegasi internasional dan membuka peluang kerja sama lintas negara.
Selain kualitas desain, strategi pemasaran menjadi kekuatan utama. Arva memberikan layanan desain gratis bagi pembeli, sehingga produk yang dihasilkan lebih personal dan bernilai tinggi. Pendekatan ini terbukti efektif menarik minat pasar global.
Keberhasilan Arva menjadi bukti bahwa UMKM Bojonegoro mampu bersaing di level dunia. Dukungan berbagai pihak diharapkan terus mengalir agar potensi lokal dapat berkembang secara berkelanjutan.
(Agus)
![]()
