Tulang Bawang Barat, Nenemonews — Pemerintah Tiyuh Penumangan melaksanakan kegiatan Peningkatan Ketahanan Keluarga sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Kepala Tiyuh Penumangan, Saikuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan bebas dari kekerasan. “Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pendidik, orang tua, serta tokoh masyarakat untuk edukasi dan penguatan kapasitas peserta,” ujarnya, didampingi Sekretaris Tiyuh Penumangan, Fitri Andrayani.
Saikuddin berharap peserta dapat mengenali tanda-tanda kekerasan terhadap perempuan dan anak serta memahami pentingnya pencegahan sejak dini. “Selain itu, pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat dilatih untuk mengenali kasus kekerasan, memberikan dukungan awal kepada korban, serta melakukan rujukan ke layanan yang tepat,” jelasnya.
Materi kegiatan mencakup konsep dasar gender, berbagai bentuk kekerasan (fisik, psikis, seksual, dan ekonomi), faktor penyebab kekerasan terkait bias gender dan stereotipe, serta dampak dan siklus kekerasan dalam keluarga. Kegiatan ini juga menekankan pembangunan komunikasi suportif, menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak, serta memperkuat strategi pencegahan melalui kerja sama lintas pihak dan pemanfaatan kebijakan yang ada.
Melalui program ini, Pemerintah Tiyuh Penumangan berharap kesadaran masyarakat terhadap isu perlindungan perempuan dan anak meningkat, sehingga dapat menekan angka kekerasan dan mewujudkan keluarga yang harmonis, aman, dan sejahtera. (resi)
