Lampung Selatan — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa penyelenggaraan Ijtima’ Ulama Dunia dan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di kawasan Kota Baru membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat, selain nilai keagamaan berskala internasional.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan akbar yang berlangsung pada 28–30 November 2025, Minggu (30/11/2025) pagi.
Kegiatan ini dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta internasional dari lebih dari 40 negara. Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Jumat yang dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, yang juga menyampaikan khotbah.
Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Gubernur menyampaikan bahwa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, aktivitas ekonomi masyarakat mengalami peningkatan signifikan. Kehadiran jamaah mendorong pergerakan sektor UMKM, pedagang kaki lima, pasar rakyat, transportasi, hingga jasa pendukung seperti logistik dan penyedia tenda.
Berdasarkan data tim gabungan pengamanan, jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 300 ribu orang. Gubernur menilai kegiatan ini menjadi berkah bagi masyarakat sekitar.
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan lapak kuliner dan pedagang kebutuhan harian dipadati pembeli, dengan sejumlah pedagang mengaku omzet meningkat hingga beberapa kali lipat dibanding hari biasa.(alfonsus)
![]()
