You are currently viewing Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Hadirkan SDM Unggul demi Percepatan Lampung Naik Kelas
Ganjar Jationo, memberikan sambutan dalam rangkaian Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Rabu (26/11/2025).

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Hadirkan SDM Unggul demi Percepatan Lampung Naik Kelas

Bandar Lampung — Rangkaian Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung pada Rabu (26/11/2025) dihadiri oleh Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo. Dalam kesempatan tersebut, berbagai agenda akademik dipusatkan untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dunia akademik.

Kegiatan dibuka dengan kuliah umum bersama Mining Industry Indonesia (MIND ID) bertema “Transformasi Industri Pertambangan”. Materi disampaikan oleh Dr. Dany Amrul Ichdan, profesional nasional dengan rekam jejak panjang dalam transformasi korporasi, inovasi, hingga tata kelola strategis.

Setelah itu, berlangsung Bedah Buku “Indonesia Naik Kelas”, karya terbaru Dr. Dany yang juga merupakan alumni FEB Unila angkatan 1994.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ganjar Jationo, Gubernur Lampung menilai rangkaian kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat visi pembangunan daerah.
“Hari ini kita hadir untuk memahami gagasan besar tentang bagaimana Indonesia bisa tumbuh lebih cepat, membaca perubahan dengan lebih jeli, dan menyiapkan masa depan secara percaya diri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman Dr. Dany—mulai dari Staf Khusus Presiden RI hingga Wakil Direktur Utama Bio Farma—memberikan sudut pandang luas tentang arah transformasi nasional. Buku Indonesia Naik Kelas disebut relevan dengan kondisi Lampung yang tengah memasuki fase percepatan pembangunan.

Menurut Gubernur, Lampung memiliki potensi besar, namun membutuhkan panduan strategis yang berorientasi masa depan.
“Buku ini memuat peta jalan yang komprehensif, mulai dari leadership, inovasi, hingga strategi pembangunan,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peran strategis Universitas Lampung sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan SDM.
“Jika Lampung ingin naik kelas, SDM kita harus kelas dunia. Buku ini menjadi vitamin pemikiran untuk langkah ke sana,” tambahnya.

Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., menyambut baik kehadiran buku tersebut sebagai referensi baru bagi sivitas akademika. Ia menyebut buku itu tidak hanya berisi gagasan konseptual, tetapi juga menawarkan peta jalan praktis untuk meningkatkan daya saing dan kualitas SDM, sekaligus memastikan pembangunan tetap inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sesi pemaparannya, Dr. Dany menekankan bahwa pembangunan Indonesia harus bertumpu pada amanat hati nurani rakyat. Ia mengajak perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan di Lampung untuk menjadi aktor utama dalam orkestrasi pembangunan.
“Jika kita tidak terlibat sebagai orkestrator, kita hanya akan menjadi observer. Saya mengajak Unila dan seluruh stakeholder Lampung menjadi penggerak yang mengangkat kearifan daerah dan membawa Lampung naik kelas,” ujarnya.

Ia menilai Indonesia telah memiliki seluruh prasyarat menjadi negara maju, namun masih berada pada stagnasi pertumbuhan di sekitar angka 5 persen. Melalui Indonesia Naik Kelas, ia menawarkan konsep Distinctive, Adaptive, Inclusive sebagai pendekatan baru untuk mengatasi stagnasi tersebut:

Distinctive – membangun ciri khas daerah yang kuat

Adaptive – sigap dalam menghadapi perubahan cepat

Inclusive – pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat

Dany juga menegaskan bahwa daerah adalah pusat pertumbuhan ekonomi bangsa. Tanpa daerah naik kelas, Indonesia tidak akan naik kelas. Buku ini menguraikan 8 akselerator, 8 road map, 8 quick win, serta 8 harmoni regulasi kelembagaan sebagai panduan implementatif transformasi nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada Universitas Lampung sebagai ruang tumbuhnya dialog publik dan literasi pembangunan. Pemprov juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Dr. Dany atas kontribusi pemikirannya yang memberi dampak strategis bagi Lampung dan Indonesia.(Lia)

Loading