Grobogan, Nenemonews.com (Jawa Tengah) – Pertama kali dan yang pertama sudah terealisasinya penanaman tanaman Kapulaga di Kabupaten Grobogan, tanaman kapulaga (Ammomum cardamomum L) merupakan komoditas tanaman tanaman obat yang memiliki perhatian tersendiri.
Penanaman kerja sama antara Perhutani KPH Gundih dan Lembaga SKEPHI (Jaringan Kerjasama Pelestarian Hutan Indonesia) anggota non pemerintahan, penanaman tanaman kapulaga sudah tertanam dikawasan hutan lindung didusun Kedung Tamping, desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Kamis (22/6/2023).
Dusun kedung tamping sendiri masuk kawasan hutan lindung BKPH Juworo yang letaknya disebelah timur waduk kedung ombo yang merupakan salah satu hutan lindung penyangga waduk kembo.
Dari sudut ekonomi kapulaga dapat memberikan keuntungan, dari sudut agronomis kapulaga mudah dibudidayakan dan dari sudut agroklimat kapulaga cocok di daerah tropis, komoditas ini juga merupakan tanaman rempah yang tidak tersubstitusikan (tidak dapat digantikan) dengan tanaman lain dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Kapulaga memiliki prospek cukup baik untuk dikembangkan secara agribisnis karena mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi, merupakan bahan baku industry farmasi, herbal (jamu) dan farfum.
Penanaman kapulaga didusun kedung tamping ini merupakan modal swadaya murni dari para anggota SKEPHI tanpa ada bantuan dan suntikan dana dari sumber manapun, jadi murni dari kolektifitas anggota.
Sekjen kordinator SKEPHI Jawa Tengah Makmun Baindowi mengatakan, tujuan penanaman kapulaga ini memberikan keutungan yang besar bagi petani hutan, petani hutan tidak harus menanam jagung, jika terus ditanami jagung terus menerus wilayah hutan akan menjadi rusak kelestariannya akan hilang, “ungkap Baindowi.
Baindowi mengatakan, SKEPHI sudah mengandeng opteker dari India PT. Nirwana Agro Abadi yang berkantor di Jakarta Utara di daerah Tanjung Priuk.
Hasil kerja sama SKEPHI bersama Perhutani wilayah KPH Gundi Jawa Tengah dan PT. Nirwana Agro Abadi sendiri memeberikan quota 200 hektar harus tercapai, jika 200 hektar tercapai maka di grobogan akan ada gudang untuk pengolahan kapulaga.Jadi untuk tanaman kapulaga yang ada digrobogan rencananya masuk ke PT. Nirwana Agro Abadi.
Harga bibit perbatang tunas adalah tiga ribu lima ratus rupiah, pembelian bibit dari PT. Nirwana Agro Abadi yang ada di purworejo jawa tengah, harga panen perkilo bisa mencapai 115.000, ribu perkilo, hasil perjanjian kerjasama antara lembaga SKEPHI dan Perhutani menyepakati bagi sharing produksi hasilnya dibagi dua, dari penanam mendapatkan 80 persen dan perhutani 20 persen.
“Harapan Baindowi dan anggota SKEPHI bersama Perhutani menghimbau untuk menanam tananaman kapulaga, kapulaga yang dibudidayakan saat ini adalah kapulaga jenis lokal, untuk masyarakat khususnya petani hutan dihimbau untuk menanam tanaman kapulaga karna berpotensi sangat membantu meningkatkan roda perekonomian masyarakat serta pemasukan devisa negara.
Laporan : Heru Budianto
![]()
