Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menutup sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berupa lubang sebagai langkah antisipasi agar mobilitas masyarakat tidak terhambat selama puncak musim hujan dan bulan Ramadan.
Penutupan dilakukan pada titik-titik jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan akibat kondisi kerusakan yang cukup parah. Curah hujan tinggi berpotensi memperparah kerusakan jalan sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Langkah tersebut juga bertujuan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama Ramadan. Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam kebijakan ini.
Selain melakukan penutupan sementara, Pemprov Lampung menyiapkan perbaikan pada ruas jalan yang rusak agar dapat segera digunakan kembali setelah kondisi memungkinkan. Rambu peringatan dan pengalihan arus telah dipasang di lokasi terdampak.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti jalur alternatif yang telah disediakan serta tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.
![]()
