You are currently viewing Tanam Jagung di Madiun, Danrem 081/DSJ Siap Bantu Kebutuhan Air untuk Pertanian

Tanam Jagung di Madiun, Danrem 081/DSJ Siap Bantu Kebutuhan Air untuk Pertanian

Madiun, Nenemonews – Guna memperkuat ketahanan pangan nasional, Korem 081/DSJ beserta jajarannya siap menggarap ribuan hektar lahan untuk ditanami jagung.

“Total kita ada 1.027 hektar lahan yang akan kita tanami dengan jagung. Lahan itu tersebar di 9 kabupaten di seluruh wilayah jajaran kami,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono kepada awak media usai tanam jagung bersama Forkopimda di lahan milik Perhutani di wilayah Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (3/3/2024).

“Di Saradan ini 15 hektar, terluas ada di Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk, masing-masing mencapai 200 hektar,” tambahnya.

Danrem mengatakan, kepemilikan lahan seluas 1.027 hektar itu bervariatif, ada yang merupakan aset milik TNI, Perhutani, atau pun lahan tidur milik warga.

Tak hanya di Madiun, sebut Danrem, tanam jagung serupa juga dilakukan serentak oleh Kodim-Kodim di jajaran Korem 081/DSJ.

“Tanam jagung ini sifatnya perdana dan dilaksanakan serentak di wilayah kami. Mulai dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Nganjuk. Semuanya melaksanakan,” ujarnya.

Pamen TNI AD itu mengungkapkan, aksi tanam jagung yang dilaksanakan juga dilakukan secara bersinergi, baik dengan aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai komponen bangsa lainnya.

Melalui peran serta dari seluruhnya, ia berharap, kerja keras yang dilakukan akan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait keterbatasan air yang digunakan untuk pertanian masyarakat di wilayah Saradan, Danrem mengaku siap membantu untuk mencarikan solusi guna mengatasi permasalahan tersebut.

“Kami mendengar, di wilayah sini untuk kebutuhan air memang kurang, tetapi kami mengupayakan nantinya akan bekerja sama dengan komponen bangsa yang lain. Entah itu dari sumber air yang kami angkat dari sungai atau pun ngebor sendiri,” bebernya.

Lanjut, kata Danrem, upaya ketahanan pangan yang dilakukan melalui sektor pertanian juga untuk mempertahankan predikat Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional.

“Jawa Timur, termasuk di dalamnya Madiun Raya ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional, ini yang harus kita pertahankan. Untuk itu kita harus terus meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan berbagai lahan yang ada,” pungkasnya.(Andik)

Loading