You are currently viewing Beras Mahal, Pemkab Grobogan Gelar Operasi Pasar

Beras Mahal, Pemkab Grobogan Gelar Operasi Pasar

  • Post author:
  • Post category:Grobogan

Grobogan, Nenemonews.com (Jawa Tengah) – Ratusan warga Grobogan, Jawa Tengah, rela antri berdesak-desakan membeli beras Stabilitasi pasokan dan harga harga pangan atau beras SPHP, yang digelar oleh Pemerintah Derah Grobogan dalam kegiatan operasi pasar beras, murah di halaman kantor Kecamatan Wirosari, selasa, (27/2/204).

Menurut keterangan warga Siti Muryati, meski petugas keamanan meminta warga untuk antri, namun karena kawatir tidak kebagian mendapatkan beras murah dengan kualitas medium, warga rela berdesakan untuk berebut membeli beras dengan harga Rp. 51.000 perlima kilonya.

“Sejumlah warga yang membawa anak kecilpun turut turut berdesak-desakan dan tehimpit, bahkan seorang ibu rumah tangga dalam kondisi hamil sampai terjatuh, karena terdorong warga lainya, ” ungkap Siti.

Warga berebut mendapatkan beras murah, lantaran beras yang dijual jauh lebih murah dibandingkan dengan harga beras dipasar. Banyaknya warga menyerbu untuk mendapatkan beras murah, membuat pihak petugas Dinas Disperindag Grobogan terpaksa membatasi jumplah pembelian warga.

Lanjut, Siti menjelaskan, satu orang hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan beras SPHP, satu kemasan beras SPHP berisi lima kilogram beras dengan harga 51 ribu rupiah berkualitas medium.

“Dalam satu jam, sebanyak tiga ton beras SPHP yang dijual murah oleh Dinas Disperindag ludes terjual, bahkan sejumplah warga yang sudah mengantri berdesakan menangis lantaran tidak kebagian beras SPHP, ” jelas Siti.

Harga beras kwalitas medium mencapai Rp. 15.500 perkilo, sementara untuk beras kwalitas premium harganya mencapai Rp. 17.500 hingga Rp. 18.500 perkilonya.

Kepala Dinas Perdangan dan Perindustrian Grobogan, Pradana Setiwan mengaku, bila dalam operasi pasar beras murah digelar dengan menyediakan sebanyak tiga ton beras murah atau enam ratus paket beras kemasan yang dijual Rp. 10.200 perkilo, harga tersebut dibawah harga eceran tertinggi yang ditentukan pemerintah yakni Rp. 11.100 untuk beras SPHP dipasar.

“Kedepannya pihak pemerintah daerah akan menggelar operasi pasar beras murah secara berkala dengan menyediakan tiga ton setiap operasi pasar beras murah bertujuan untuk menstabilkan harga beras dipasar yang mahal, sehingga beras SPHP bisa mencukupi kebutuhan beras., ” ujarnya.

“Sekalian operasi beras murah, pihak pemerintah daerah Grobogan juga akan menggelar pasar murah di 20 titik sekabupaten dengan menyediakan paket sembako murah untuk warga, ” tandas Pradana Setiawan.

Laporan : Heru Budianto

Loading