You are currently viewing Kooperatif, Tersangka Kades Gubug Tak Ditahan

Kooperatif, Tersangka Kades Gubug Tak Ditahan

  • Post author:
  • Post category:Grobogan

Grobogan, Nenemonews.com (Jawa Tengah) — Tersangka Kepala Desa Gubug HS akhirnya memenuhi panggilan kedua tim penyidik pidsus Kejaksaan Negeri Grobogan, kamis (5/10/2023), dimana sebelumnya tersangka Kepala Desa Gubug HS tak datang memenuhi panggilan pertama pada Jumat (29/9/2023), dengan alasan belum siap karena masih mempersiapkan Penasehat Hukum.

Kasi Intel Kejari Grobogan Frangki Wibowo menjelaskan, dalam pemeriksaan Tersangka Kepala Desa Gubug pemanggilan kedua ini, HS didampingi Tim Penasehat Hukumnya R. Agoeng Oetoyo SH, dan Suyitno SH, MH.

Saat pemanggilan kedua HS dicecar 48 pertanyaan yang diajukan Jaksa Penyidik terjait dugaan menerima hadiah berupa uang Rp.185.000.000, (seratus delapan puluh lima juta rupiah), dari salah satu perangkat di Desa Tersebut.

“Penyidik bertanya terkait hadiah berupa uang total Rp.185 juta dari salah satu perangkat desa, Hal itu sehubungan dengan pemberhentian dengan hormat sekretaris desa yang lama, ” jelas Franki dalam keterangan tertulis.

Dalam penanganan kasus ini dilakukan atas temuan alat bukti yang diperoleh terkait aliran dana dan bukan atas dasar adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sehingga dalam penanganannya termasuk dalam penetapan tersangkanya harus dilakukan lebih teliti.

Perlu digaris bawai dan ditegaskan, bahwa penanganan kasus Tipikor dugaan penerimaan hadiah ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan proses pengisian perangkat desa serentak di wilayah Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan di tahun 2021 yang lalu.

Melalui siaran pers ini diharapkan masyarakat Kabupaten Grobogan dapat menghentikan opini yang beredar. Termasuk opini dari Ketua Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Grobogan pada pemberitaan media online beberapa waktu yang lalu yang menganggap penanganan kasus dirasa tebang pilih.

Frengki menjelaskan, meski Kades Gubug sudah ditetapkan sebagai tersangka namun tersangka tidak langsung ditahan, bersangkutan masih kooperatif mengikuti pemeriksaan.

“Frangki menambahkan, karena tersangka Kades Gubug masih kooperatif, akan diberikan haknya untuk dapat untuk dapat mengajukan saksi yang meringankan,” jelas Frangki.

Laporan : Heru Budianto

Loading