oleh

Bupati Adipati Buka  Konfercab  V NU Way Kanan

Way Kanan, Nenemonews (Lampung) – Kegiatan Konfrensi cabang V Nahdlatul Ulama  yang mengusung Tema ” Memperkuat Jam’iyah dan Jama’ah Menuju An – Nahdlah Ats- Tsaniyah 2026”   yang di laksanakan di Hotel grand livira Kecamatan baradatu, Kabupaten Way Kanan.
Rabu, 20/10/2021

Yang di hadiri oleh Bupati Way Kanan,
Jajaran forkopinda,Perwakilan Polres Way Kanan,Danramil,Pwnu Provinsi Lampung ,Wcnu Kabupaten Way Kanan,kati Pcnu Kabupaten Way Kanan,Ketua Takziah Kabupaten Way Kanan, Ketua Keorganisasian Keagamaan Kabupaten Way Kanan,Ketua Badan Otonomi Nu Kabupaten Way Kanan,Peserta KonFrensi Cabang Ke V Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutan bupati way kanan Kita masih berkumpul di acara pembukaan konfresi cabang ke V Nadlatul Ulama di kabupaten way kanan,Bupati meminta izin untuk membuka sambutan ini dengan bahasa lampung karna sudah mengeluarkan surat edaran bupati tahun 2017 untuk hari rabu untuk bisa berbahasa lampung untuk membudidayakan bahasa lampung karna salah satu ciri bangsa yang besar adalah mempunyai dan menghargai budaya karna di dalam budaya ada bahasa.

Mungkin tidak banyak yang bisa di sampaikan jabatan nya sebagai Mukhtasar,siapa tahu 5 tahun juga kalau bisa sama Mukhtasar di akhir masa jabatan juga sebagai Mukhtasar sama” di akhir masa jabatan juga tidak banyak yang Bapak bupati sampaikan ,kalau saya ini  ikut organisasi kepemudaan dari kecil, ikut organisasi partai politik itu sudah biasa kalu dipartai politik Organisasi diluar dari pada organisasi keagamaan itu Gotok- Gotokan,Ribut-Ribut itu sudah biasa, tapi kalau di Nu itu tidak ada.

Kita itu bisa berselisih Karna  tujuan kita beda tapi siapapun yang mencalonkan diri menjadi ketua NU Kabupaten Way Kanan kalau tujuan nya sama gx bakalan ribut, tujuan sama itu ya membesarkan NU yang bermanfaat buat semua umat di Kabupaten Way Kanan.

Kalau cita-cita nya sama Tujuan nya sama sehingga tidak akan berselisih paham ketika timbul keinginan yang sama keinginan pribadi kah,keinginan kelompok tertentu kah atau yang lain nya maka di sini lah nanti nya ada perdebatan.Jadi saya setuju tadi kita persepsi kita Nu ini akan besar kalo kita bersama persoalan nanti siapapun kalau bagi saya gx ada masalah sebagai bupati Way kanan saya tidak ada masalah siapa pun  ketua Nu nya Pasti ketua Nu saya gx mungkin akan besebrangan dengan bupati Way Kanan .

Jadi saya berharap betul ini betul- betul ajang Musyawarah benar karna Guru- guru saya semua,Tokoh – tokoh Masyarakat disini,Tokoh agama yang kumpul hari ini, bayang kan kalau kalau kader Gonto- gontoan disini la  umat kita mau kemana tapi kalau ini kita liat guyub sampai jadi ketua tapi kita guyub kita baik semua nya lancar  saya fikir itu akan menjadi presiden yang baik buat masyarakat harapan  Mudahan – mudahan Konfrecab sekali ini bisa berjalan dengan baik .

Memang Nu ini adalah sebuah organisasi yang tidak bisa di anggap remeh besar Jadi memang di butuhkan sosok pemimpin yang visioner yang berfikir nya itu lima atau sepuluh tahun kedepan yang akan datang bukan berfikir hari ini atau sebulan kedepan , ditengah  tantangan jaman yang sangat luar biasa hari ini, kita di hantam dengan covid sudah susah.
Tetapi sekaligus saya sampaikan kali ini kita berasa di level 2, kita vaksin sekarang sudah 31 % sekian, sekarang vaksin sudah mencapai 20.000 orang dalam satu hari kita akan kejar sampai dengan desember tetapi kalau bisa kita targetkan 38 % itu selesay.

Hari ini juga saya sampai kan para  kyai yang punya jema’ah mau mengadakan pengajian saya persilahkan tetapi dengan syarat:
1. Kapasitas tempat itu maksimal 25 %  arti nya kalu ruangan ini 100 bapak” para kyai cuma bisa mengundang jema’ah 25 orang arti nya kalu di lapangan bisa lebih banyak lagi.
2. Prokes nya harus jalan jadi yang di dalam itu harus pakai masker, saya tau susah nya Nu bukan bapak sendiri susah,prokes nya di jalankan,protokol kesehatan pakai masker,siap kan tempat cuci tangan .
3. Kita tidak usah dulu mengundang orang dari luar ini saya minta pengajian lokal- lokalan saja, tidak usah mengundang jama’ah dari lampung tengah mohon iZin saya kalau bisa ceramah seputaran kita aja.
Tidak usah mengundang kyai dari jawa,banten dan sebagai nya,kalau bisa lokalan saja.

“Tetapi mungkin yang satu kali ini saya mohon dengan sangat itu pada pengurus yang mengelola anggaran tahun ini agar di sisih kan 10 atau 20 %  dari anggaran itu untuk penanganan covid” Ujar nya.

{Yosafat K.y}