oleh

Bupati bersama Kapolres dan Dandim Tuban Tinjau Vaksinasi Disabilitas

Tuban, Nenemonews [Jatim] – Bupati Tuban bersama rombongan meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Semeru bagi Penyandang Disabilitas di Mapolres setempat pada Selasa kemarin.

Sebanyak 99 orang penyandang disabilitas mendapat suntikan vaksin saat itu.

Waktu itu, Bupati Aditya Halindra Faridzky bicara penanggulangan pandemi covid di wilayahnya.

Yang dilaksanakan dengan menerapkan sejumlah langkah, di antaranya percepatan vaksinasi dan penerapan kebijakan PPKM.

Pemkab bersama Polres dan Kodim terus menggalakkan percepatan vaksinasi hingga ke desa-desa.

Saat ini program vaksinasi di Tuban telah mencapai lebih dari 150 ribu suntikan untuk dosis pertama.

“Pemkab bersama TNI-Polri saling bersinergi untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut,” ungkapnya.

Menyoal kebijakan PPKM, bupati menerangkan saat ini Tuban berstatus PPKM Level 3 atau Zona Oranye.

Berdasarkan hasil laporan dari Satgas covid, penambahan angka kasus positif covid menunjukkan tren melandai bahkan menurun.

“Kita optimis minggu ini kita akan menjadi Zona Kuning, menunggu pengumuman resmi dari pemprov dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Pemkab berkomitmen untuk mematuhi intruksi dari pemerintah pusat. Jika pemerintah pusat telah mengijinkan adanya pelonggaran pada beberapa sektor.

Maka pihaknya akan menerapkan hal tersebut. Meski demikian akan dikaji sektor mana saja yang mendapat pelonggaran.

Kapolres Darman juga menerangkan soal vaksinasi Merdeka Semeru yang diselenggarakan dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan ke-76 RI serentak di seluruh wilayah Jawa Timur.

Sebanyak 5.000 dosis vaksin didistribusikan Polda Jatim ke jajaran di bawahnya, salah satunya di Polres Tuban.

“Pelaksanaan hari ini melebihi target dari yang semula 50 orang, ternyata hadir 99 orang disabilitas,” jelas Darman.

Selain pelaksanaan di Mapolres Tuban, personil Polri bersama TNI dan Pemkab Tuban akan jemput bola, dengan mendatangi warga secara langsung ke rumahnya untuk dilakukan vaksinasi.

Mengingat, ini menjadi hak masyarakat untuk mendapat vaksin sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres menginstruksikan, jajarannya untuk terus mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19, dengan cara patuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

“Kita mengajak warga yang belum divaksin untuk datang baik di Balai Desa maupun lokasi lainnya, bila perlu datang ke rumah langsung,” tandasnya.

Pada kesempatan ini, juga diserahkan paket sembako untuk penyandang disabilitas yang hadir. Harapannya dapat membantu meringankan beban keluarga penerima. [25].