oleh

Pemkab Bojonegoro Siapkan 11,1 Miliar untuk Anak Yatim dan Terlantar

Bojonegororo, NenemoNews (Jatim) – Pemkab Bojonegoro melalui Dinsos memberikan santunan bansos kepada anak yatim dan anak terlantar non panti.

Jumlah calon penerima bansos 7.414 anak, dan masing-masing menerima 1,5 juta rupiah. Sehingga total anggaran yang disiapkan tahun ini mencapai 11,1 miliar.

Calon penerima bansos berdasarkan usulan dari pemerintah desa setempat melalui Dinsos Bojonegoro.

Data kemudian diverifikasi dan divalidasi kelengkapan administrasi dan besaran bantuan yang diusulkan.

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Murti Asih mengatakan calon penerima dibuktikan dengan kartu keluarga (KK).

Kemudian, berada di luar panti atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), dan orang tua atau wali ber e-KTP Bojonegoro.

“Umur anak calon penerima per 1 Juni 2021 tidak boleh melebihi 15 tahun,” ungkapnya, Selasa 10 Agustus 2021 siang saat dihubungi.

Pihak Dinsos menyalurkan bansos ini sebanyak 1 kali ke rekening masing-masing sebesar 1,5 juta rupiah.

Pembukaan rekening setelah ada sosialisasi dan edukasi penyaluran bansos. Penerima dapat melakukan penarikan dana bansos seutuhnya secara langsung.

Berikut lampiran pengusulan bantuan sosial ke Dinsos Bojonegoro :

Pertama, proposal permohonan pencairan kolektif dari desa/kelurahan. Kedua, surat keterangan yatim kolektif dari desa/kelurahan.

Ketiga, surat keterangan wali dari desa/kelurahan jika bantuan diserahkan ke wali (selain orang tua) yang tidak dalam satu KK per anak/penerima (jika ada).

Keempat, kwitansi dari desa/kelurahan. Kelima, fakta Integritas bermaterai 10 ribu rupiah. Keenam, rencana anggaran biaya (RAB) per anak/penerima.

Ketujuh, fotokopi KK dan e-KTP orang tua/wali (masing-masing penerima). Kedelapan, fotokopi rekening bank (rekening masing-masing penerima).

Terakhir, jenis rekening: Bank Jatim Siklus dengan kuasa penerima (25).